Pernahkah teman-teman mendengar atau bahkan mengucapkan sendiri kalimat ini, ketika dimintai tolong atau ditawarin ikut suatu aktivitas “hmmm nggak dulu deh banyak kerjaan, maaf ya lagi sibuk nggak bisa bantu“. Kalimat yang sering banget aku dengar di lingkungan aku dan mungkin di lingkungan teman-teman dan bahkan kita sendiri yang megucapkanya. Ketika ditawarin ikut suatu aktivas, dengan sadar atau tanpa sadar kita akan bilang banyak kerjaan, entah benar banyak kerjaan atau apapun itu.
Author: Jago Ketik
Jasa Ketik Laporan MBKM Terbaik, 1 Hari Jadi!
Mau susun laporan MBKM tanpa harus buang-buang waktu? Perlu bantuan agar bisa multitask mengerjakan hal lain? Jagoketik siap jadi solusi terbaikmu! Puluhan mitra Jagoan Ketik dari berbagai penjuru kota di seluruh Indonesia memiliki beragam jenis skill pengetikan dan pengolahan dokumen yang pastinya cocok untuk menyempurnakan laporan MBKM milikmu. Mulai dari ketik ulang, editing, parafrase, hingga proofreading dalam Bahasa Indonesia dan Inggris tersedia khusus untuk membuat laporan MBKM kamu dapat nilai maksimal. Ayo cek dan order layanan terbaik kami!
Continue reading “Jasa Ketik Laporan MBKM Terbaik, 1 Hari Jadi!”
6 Faktor yang Mempengaruhi Produktivitas Kerja, Ayo Cek!
Pulang lembur bagai kuda, tapi lupa mencermati faktor-faktor yang mempengaruhi produktivitas kerja? Waduh, bisa rugi besar kita! Apapun jenis karier yang dijalani oleh masing-masing di antara kita, mencermati berbagai faktor yang mempengaruhi produktivitas kerja tetaplah merupakan sebuah kebutuhan yang mutlak. Manfaatnya tentu akan kembali pada diri kita sendiri, yakni memperoleh capaian kerja maksimal dengan usaha yang relatif minimal. Untuk kamu yang mau jadi smart worker, mari cek 6 (enam) faktor yang mempengaruhi produktivitas kerja pada artikel ini!
Continue reading “6 Faktor yang Mempengaruhi Produktivitas Kerja, Ayo Cek!”
Produktivitas adalah Racun? Salahkah Ketika Kita Beristirahat Sejenak?
Pernahkah kamu merasa bersalah karena hari kerjamu berjalan dengan tidak efektif? Atau pernahkah kamu bertanya pada diri sendiri mengapa kamu sering merasa lelah padahal tidak melakukan apa-apa? Di masa seperti sekarang, produktivitas dan kesuksesan menjelma menjadi suatu keharusan. Banyak orang “ditolak” haknya untuk beristirahat tanpa alasan yang jelas dan sering juga orang yang tidak memiliki hobi dianggap aneh. Lalu, yang harus dipertanyakan adalah “bolehkah saya menjadi tidak produktif?”
Jebakan Jejaring Sosial
Saat ini kita hidup di era dengan perkembangan dalam semua aspek terjadi dengan begitu cepat dan kita “wajib” dapat mengikuti kecepatan perkembangan tersebut. “Kewajiban” tersebut lahir akibat jejaring sosial. Jejaring sosial kita dipenuhi dengan kisah orang-orang yang telah melewati 10.000 langkah di depan kita dan kita cenderung membandingkan hasil mereka dengan hasil yang telah kita capai. Setelah dipikirkan dengan baik, kita pun sampai pada kesimpulan bahwa kita kalah dalam pertarungan produktivitas ini.
Selain itu, banyak orang juga percaya bahwa semakin beragam aktivitas yang dimiliki seseorang, maka pandangan terhadap orang tersebut akan semakin baik. Memang, mungkin sebagian dari pernyataan tersebut ada benarnya, namun perlu diingat bahwa perubahan ini harus disengaja atau didasarkan oleh niat dari seseorang tersebut. Bukan merubah aktivitas karena “diharuskan”.
Faktanya, dengan kecepatan perkembangan yang kita hadapi begitu cepatnya saat ini, justru buruk untuk kita. Masyarakat terutama yang tinggal di kota besar adalah yang paling terdampak karena hal ini. Masyarakat kota seringkali sangat berjuang untuk uang dan kesuksesan tetapi melupakan waktu istirahat yang tepat dan cukup sehingga mereka menghadapi kelelahan berlebih dan merasakan kecemasan tiada henti.
Kabut dalam Melihat Sesuatu yang “Ideal”
Seperti pernyataan sebelumnya, masyarakat kini sangat menyukai individu yang energik dan aktif dan nampaknya individu yang energik dan aktif ini harus berada di mana saja dan bekerja tanpa henti. Mungkin kita pernah bertemu dengan orang yang terlihat selalu terburu-buru untuk belajar dan bekerja tanpa henti . Mereka yang terus-menerus bekerja hingga larut dan tidak tahu bagaimana orang lain bisa hidup dengan tidak melakukan apapun.
Nah, ternyata hal tersebut sebenarnya adalah salah satu jenis mekanisme pertahanan untuk mengalihkan diri dari masalah dan pikiran obsesif yang terus terbayang serta menghindari kesendirian.
Sebagai satu hal yang perlu diingat, manusia pada umumnya cenderung senang untuk mengabarkan pencapaian mereka dan meninggalkan masalah serta hal buruk yang sedang terjadi di belakangnya. Itulah sebabnya ketika kita sedang scrolling media sosial seperti Instagram, mereka terlihat sangat senang setiap saat.
Maka, bisa dikatakan bahwa jejaring sosial sama sekali tidak dapat menggambarkan gaya hidup dan kehidupan seseorang seceara keseluruhan yang sesuai dengan realitas. Coba lihatlah akun Instagram atau Facebook teman-teman semua dalam perspektif orang lain, kamu mungkin menganggap pemilik profil yang sedang kamu lihat menjalani hidup yang sempurna. Namun, faktanya, kamu sendiri sebagai pemilik profil adalah orang yang paling mengerti apa yang sebenarnya terjadi di hidupmu.
Lalu, Dosakah Kita Jika Beristirahat?
Seseorang tidak harus mengikuti perkembangan masyarakat, internet, atau fashion atau apapun itu. Kamu akan baik-baik saja ketika bangun jam lima pagi setiap harinya saat hal itu adalah pilihan yang dibuat secara sadar tanpa terpaksa, akan berbeda dengan ketika kamu bangun jam lima pagi setiap harinya ketika hal itu “diharuskan” atau karena kamu ingin seperti orang lain. Perlu diingat bahwa tidak memiliki keinginan untuk bangun jam lima pagi setiap paginya juga tak apa, jangan salahkan dirimu sendiri karena kamu tidak bisa seperti orang lain.
Terkadang, tidak melakukan apa-apa adalah cara terbaik untuk melonggarkan dan mengisi ulang energi. Jika kita memikul berbagai tanggung jawab yang di luar kapasitas, kita mungkin akan menjadi tidak efisien dan produktif dalam mengerjakannya. Malah, kita akan merasa aneh dan terlalu tegang dan hal tersebut dapat mengurangi antusiasme kita.
“Produktivitas” ini menurut saya seperti lingkaran setan. Namun, kita dapat menghindari dan keluar dari lingkaran setan ini jika kita lebih memperhatikan diri dan kebutuhan kita dengan baik. Skenario terburuk, produktivitas yang berlebihan akan berakhir pada konsekuensi yang sangat besar bersamaan dengan gangguan psikosomatis pada diri.
Prinsip terpenting dalam hal ini adalah perasaan kita sendiri. Ketika kita merasa sedang jenuh, lelah, maka istirahatlah. Tak apa.
Namun, jika kita berada dalam kondisi ketika tidak dapat mengemban beban kerja yang berat, tetapi tak memiliki pilihan lain selain harus tetap bekerja, cobalah untuk meditasi atau menggunakan teknik istirahat yang berbeda. Pada akhirnya, yang benar-benar tahu tentang diri dan fisik kita adalah kita sendiri. Lalu ketika kita tak dapat menyelesaikan lingkaran setan ini sendiri, jangan pernah ragu untuk meminta bantuan profesional.
5 Trik Jitu Menjadi Penerjemah Handal
Apakah kamu menguasai lebih dari satu Bahasa? Mungkin menjadi penerjemah adalah pekerjaan yang cocok untuk kamu. Yah, seni menerjemah ternyata bisa menghasilkan uang loh. Apalagi kalau kamu menguasai lebih dari Bahasa asing. Dikutip dari Indeed, penghasilan seorang penerjemah di Indonesia bisa mencapi tujuh jutaan per bulan loh. Cukup menjanjikan bukan? Nah, berikut adalah tips dan trik untuk Anda yang berminat alih profesi sebagai penerjemah.
Menolong atau Malah Blong? 6 Tools Parafrase Teks Gratis Untuk Mahasiswa
Mahasiswa seringkali memerlukan bantuan dalam menghasilkan teks akademik yang bermutu. Hal ini bisa sangat sulit, ketika mereka harus membuat teks akademik dengan waktu yang terbatas, belum lagi ketika dicek oleh pihak kampus melalui Turnitin, persentase plagiasinya tinggi, Aduh!
Continue reading “Menolong atau Malah Blong? 6 Tools Parafrase Teks Gratis Untuk Mahasiswa”
Ternyata Ini 5 Perbedaan Kartu Kredit dan Kartu Debit – Jangan Sampai Salah Pilih
Saat ini, masih banyak orang yang bingung terkait perbedaan kartu kredit dan kartu debit. Walaupun sering dikira sama, kedua kartu ini memiliki perbedaan dalam penggunaan dan juga manfaatnya. Mengetahui perbedaan tersebut, akan sangat membantu dalam memaksimalkan uang anda.
Continue reading “Ternyata Ini 5 Perbedaan Kartu Kredit dan Kartu Debit – Jangan Sampai Salah Pilih”
Pahami Ilmu Nahwu dalam 5 Konsep Ringkas Ini!
Materi ilmu nahwu sudah pasti jadi salah satu kunci paling penting bagi siapapun yang ingin bisa berbahasa Arab. Tanpa tau serta mempelajari materi ilmu nahwu, seseorang tidak akan memiliki kemampuan Bahasa Arab yang sepenuhnya fasih dan sempurna. Kabar baiknya, ilmu nahwu dan contohnya sudah bisa dipelajari dengan saaangaaaaat mudah melalui aksesibilitas informasi serta media belajar gratis yang bermutu via internet. Agar kamu paham ilmu nahwu secara lebih cepat, ayo cek 5 (lima) konsep ringkas terkait ilmu nahwu melalui artikel Jagoketik kali ini!
Continue reading “Pahami Ilmu Nahwu dalam 5 Konsep Ringkas Ini!”
Belajar Bahasa Arab Sampai Mantap dengan 6 Trik Ini!
Bagi orang Indonesia, belajar Bahasa Arab bukanlah hal yang mudah secara umum. Banyak di antara kita yang sudah mencoba belajar Bahasa Arab sehari-hari, tapi hasilnya masih mengecewakan dan belum selancar yang diharapkan. Padahal, tak sedikit guru dan pengajar yang berhasil memberikan metode belajar Bahasa Arab dasar untuk anak SD dengan konsep sederhana sekaligus hasil yang luar biasa. Daripada awam, mari kita bongkar 6 (enam) trik rahasia belajar Bahasa Arab sampai benar-benar fasih dan mantap melalui artikel Jagoketik yang satu ini!
Continue reading “Belajar Bahasa Arab Sampai Mantap dengan 6 Trik Ini!”
5 Tips Transkrip Wawancara Penelitian Kualitatif Kesehatan
Tips transkrip wawancara penelitian kualitatif kesehatan ternyata ada trik tersendirinya. Berbeda dengan interview riset secara umum, tips transkrip wawancara penelitian kualitatif kesehatan ternyata perlu memperhatikan beberapa hal. Kalau tidak mencermati beberapa tips transkrip wawancara penelitian kualitatif kesehatan, output akhirnya dalam menganalisis informasi sekaligus menentukan saran regulasi kesehatan bisa jadi berantakan. Mari cermati 5 (lima) tips transkrip wawancara penelitian kualitatif kesehatan menurut Ultimate Medical Academy berikut ini!
Continue reading “5 Tips Transkrip Wawancara Penelitian Kualitatif Kesehatan”