6 Faktor yang Mempengaruhi Produktivitas Kerja, Ayo Cek!

6 Faktor yang Mempengaruhi Produktivitas Kerja, Ayo Cek! - Jagoketik.com

Pulang lembur bagai kuda, tapi lupa mencermati faktor-faktor yang mempengaruhi produktivitas kerja? Waduh, bisa rugi besar kita! Apapun jenis karier yang dijalani oleh masing-masing di antara kita, mencermati berbagai faktor yang mempengaruhi produktivitas kerja tetaplah merupakan sebuah kebutuhan yang mutlak. Manfaatnya tentu akan kembali pada diri kita sendiri, yakni memperoleh capaian kerja maksimal dengan usaha yang relatif minimal. Untuk kamu yang mau jadi smart worker, mari cek 6 (enam) faktor yang mempengaruhi produktivitas kerja pada artikel ini!

Baca juga: Pengetikan Online Microsoft Word Termurah 24/7!

Komunikasi

Salah satu indikator produktivitas kerja menurut para ahli ialah aspek komunikasi. Perihal proses dan cara interaksi yang terjalin pada antar individu di dalam internal kolektif pada suatu perusahaan bisa mengindikasikan seberapa baik atau buruknya produktivitas kerja yang dicapai di sana. Kecenderungannya, kualitas komunikasi sebagai faktor yang mempengaruhi produktivitas kerja berlaku secara berbanding lurus; makin baik suatu komunikasi interpersonal maupun kolektif pada suatu perusahaan, produktivitas kerjanya potensial semakin tinggi.

Meski begitu, baik-buruknya suatu jalinan komunikasi di dalam produktivitas kerja sendiri sangatlah fleksibel. Kita tidak bisa menyimpulkan secara mentah-mentah bahwa seorang pekerja dengan sifat pendiam pasti akan punya produktivitas yang rendah. Sebab, bisa saja ia mendapatkan partner atau supervisor yang sangat memahami karakteristik dari ‘si pendiam’ tadi dan malah menghasilkan produktivitas kerja yang individual dan kolektifnya sangat tinggi. Sehingga, utamakan efektivitas daripada intimasi semata dalam menciptakan komunikasi yang menunjang produktivitas kerja.

Jasa Ketik Dokumen Jagoketik Siap Buat Kamu Lebih Produktif dengan Layanan 100% Tepat Waktu!
Jasa Ketik Dokumen Jagoketik Siap Buat Kamu Lebih Produktif dengan Layanan 100% Tepat Waktu!

Perkembangan Karier

Menurut para ahli, faktor meningkatkan produktivitas kerja yang selanjutnya adalah ada atau tidaknya perkembangan karier. Seorang pegawai pastilah dapat terjebak dalam rasa kebosanan serta nuansa monoton, bila dirinya selalu saja hanya menerima satu jobdesc spesifik tanpa menerima sedikitpun perkembangan karier. Bila sudah merasa bosan secara terus-terusan, produktivitas kerja seorang karyawan maupun atasan bisa menurun secara signifikan dan tak terkendali!

Kunci terpenting dalam menjamin aspek perkembangan karier ialah tau kebutuhan dari pihak yang bersangkutan. Secara umum, perkembangan karier sebagai salah satu faktor yang mempengaruhi produktivitas kerja berkaitan erat dengan tuntutan peningkatan dalam setidaknya tiga hal. Ketiganya adalah insentif (gaji), pembelajaran (softskill maupun hardskill), dan kewenangan dalam perusahaan. Bisa saja seseorang hanya membutuhkan salah satu darinya, dua di antaranya, atau bahkan ketiganya sekaligus.

Lingkungan Kerja

Berikutnya, faktor yang mempengaruhi produktivitas kerja adalah aspek workspace atau lingkungan kerja. Faktor yang satu ini utamanya perlu diperhatikan pada kebanyakan dari kita yang menjalani pekerjaan secara work from office atau on-site (kerja secara langsung di tempat spesifik semacam kantor perusahaan). Lingkungan kerja yang terus menerus sama tanpa ada perubahan atau perbaikan interior mungkin tidak berpengaruh pada sebagian karyawan, namun bisa jadi sangat berdampak pada mood kerja bagi sebagian karyawan yang lain.

Prinsip yang harus diperhatikan dalam mencermati lingkungan kerja sebagai faktor yang mempengaruhi produktivitas kerja adalah dinamika atau sifat dinamis. Memberikan keleluasaan pada para pegawai untuk mendekorasi ruang kerjanya secara berkala bisa jadi solusi utama yang nantinya berdampak positif berupa peningkatan prodkutivitas kerja. Meski begitu, lakukan pengelolaan lingkungan kerja secara bijak dan tepat guna (sesuai kebutuhan dan porsinya saja).

Fasilitas Fisik (Teknologi)

Penyediaan fasilitas fisik atau teknologi juga terbukti menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi produktivitas kerja. Pengukuran produktivitas kerja di dalam suatu perusahaan berdasar ketersediaan fasilitas fisiknya bukan lagi merupakan suatu hal yang aneh. Sebaliknya, yang demikian sudah jadi sangat lumrah serta bisa jadi tolok ukur yang nantinya dapat menjelaskan sebab suatu tim memiliki tingkat produktivitas kerja tertentu.

Usahakan penyediaan fasilitas fisik dilakukan secara win-win solution. Jangan sampai kita menyediakan fasilitas yang terlalu mewah, namun kebutuhan modal minimalnya kurang disanggupi serta irrelevant terhadap kebutuhan dasar. Pun sebaliknya, hindari sikap hemat berlebihan yang dapat menyebabkan pihak pegawai merasa kurang dibekali ‘persenjataan’ sehingga menilai pihak atasan sebagai orang pelit.

Regulasi dan Aturan Internal

Selanjutnya, faktor yang mempengaruhi produktivitas kerja adalah regulasi dan aturan internal. Hal-hal yang sifatnya cultural sekaligus formal semacam regulasi internal bisa memicu teman-teman karyawan untuk merasa betah atau tidak terhadap kondisi kerja di perusahaannya. Dari rasa betah atau tak betah itu, mereka bisa saja akan berpikir serius untuk lanjut kerja secara loyal atau malas-malasan.

Contoh produktivitas kerja super tinggi yang ada pada berbagai startup terkenal biasanya lahir dari regulasi yang sesuai kebutuhan pegawainya. Regulasinya tidak saja disiplin dan rigid, namun juga tetap mengakomodir berbagai selera maupun kebutuhan yang dimiliki oleh teman-teman pegawai. Sehingga, mereka pun akan merasa cukup dirangkul serta bersedia tanpa tapi untuk menaati beragam regulasi internal.

Kesehatan Pekerja

Terakhir, indikator sekaligus faktor yang mempengaruhi produktivitas kerja adalah kesehatan pekerja. Faktor yang satu ini berlaku dalam pengamatan kinerja kolektif pada suatu perusahaan maupun individual yang notabene pekerja dan atasannya dijabat secara langsung oleh satu orang. Bagaimanapun juga, pihak pekerja atau karyawan adalah manusia yang pastinya akan kurang produktif ketika terus-terusan bekerja dalam keadaan yang kurang sehat.

Banyak solusi yang bisa ditempuh untuk menjamin kesehatan para pekerja sekaligus menjaga level produktvitas kerja. Di antara berbagai solusi yang ada, salah satunya ialah dengan mengoper sebagian tugas pada penyedia jasa freelance. Asalkan amanah dan kompeten, pihak eksternal manapun bisa jadi penyedia jasa freelance yang kita percayakan untuk menyelesaikan beragam tugas guna meringankan beban dan menjaga kesehatan para pekerja. Tak terkecuali Jagoketik, salah satu penyedia jasa pengetikan dokumen serba bisa yang bisa jadi solusi buat kamu!

Suka artikel ini? Yuk, bagikan ke temanmu!

Baca juga:

Tingkatkan Produktivitas Kerjamu dengan Oper Tugas ke Jasa Ketik Dokumen Jagoketik!
Tingkatkan Produktivitas Kerjamu dengan Oper Tugas ke Jasa Ketik Dokumen Jagoketik!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Chat WhatsApp
1
Online 24 Jam
Scan the code
Spesialis jasa pengetikan, editing, dan pembuatan berbagai jenis dokumen terbaik No. 1 di Indonesia.

✔ Transaksi aman anti penipuan
✔ Kenyamanan dan kemudahan kerja sama
✔ Pengerjaan cepat dan akurat dengan garansi

Chat Admin sekarang, online 24 jam