7 Jenis Karya Tulis Ilmiah Yang Wajib Mahasiswa Ketahui

7 Jenis Karya Tulis Ilmiah Yang Wajib Mahasiswa Ketahui

Sebagai seorang pelajar atau mahasiswa, pastinya tidak asing dan justru akan mendapatkan berbagai macam tugas, salah satunya adalah membuat karya tulis ilmiah.

Karya ilmiah sendiri merupakan naskah yang mengulas atau melakukan pembahasan suatu masalah tertentu yang ada di masyarakat.

Siapa saja dapat membuat karya tulis ilmiah, namun kebanyakan dan paling umum dilakukan oleh para akademisi, baik mahasiswa atau pun dosen.

Bahkan salah satu syarat agar bisa lulus dan mendapatkan gelar akademik, seorang mahasiswa diharuskan untuk membuat karya tulis ilmiah seperti tugas akhir atau skripsi.

Selain itu, ada banyak jenis karya tulis ilmiah yang paling umum, berikut 6 jenis karya tulis ilmiah sekalian dengan pengertiannya masing-masing.

Jenis Karya Ilmiah

Tujuan dari karya ilmiah yaitu untuk membenarkan suatu fakta. Perlu diketahui jika karya ilmiah tidak hanya sekedar artikel saja, namun ternyata masih banyak lagi jenis yang lainnya. Untuk lebih jelasnya, berikut ini adalah jenis karya ilmiah beserta pengertiannya.

1. Laporan penelitian

Laporan penelitian merupakan suatu kaidah penulisan laporan yang penulisannya dilakukan setelah adanya sebuah penelitian untuk dijadikan referensi.

2. Jurnal

Jurnal dibuat menggunakan kumpulan dari hasil penelitian yang telah ada untuk kemudian dijadikan sebagai buku, atau disebut juga sebagai jurnal ilmiah. Ciri-ciri utama dari jurnal adalah adanya editor, penulis, no volume, no terbit, dan tahun terbitnya.

3. Paper/Artikel

Paper kadang juga disebut sebagai artikel ilmiah yang dibuat oleh para peneliti berdasarkan dari laporan penelitian. Selain itu, paper juga dapat dibuat sebagai jenis review dari berbagai paper ilmiah yang telah ada.

Dari situ, peneliti kemudian melakukan analisis dan menjadikan paper yang telah ada sebagai referensi untuk menciptakan teori baru.

4. Skripsi

Seorang mahasiswa pastinya tidak asing dengan karya ilmiah ini. Karena setiap mahasiswa yang ingin mendapatkan gelar sarjana, skripsi adalah syarat pokoknya.

Skripsi termasuk karya ilmiah yang dibuat dengan melakukan suatu penelitian berskala kecil. Akan tetapi, dalam pembahasannya harus detail dan lebih mendalam.

5. Makalah

Di dalam dunia pendidikan, pastinya mengenal yang namanya makalah. Istilah makalah ini memang cukup populer, terlebih lagi di kalangan akademisi.

Makalah merupakan suatu karya tulis yang di dalamnya berisi tentang data lapangan bersifat objektif pada suatu permasalahan yang sedang berkembang di masyarakat pada umumnya.

6. Tesis

Jika ingin mendapatkan gelar sarjana S1, syarat utamanya yaitu dengan skripsi. Sedangkan untuk yang ingin menyelesaikan program studi Pascasarjana atau yang populer dengan S2, harus membuat karya ilmiah yang disebut dengan tesis.

Dalam membuat tesis pastinya harus lebih mendalam lagi jika dibandingkan dengan pembuatan skripsi. Jenis karya ilmiah untuk tugas akhir S2 ini di dalamnya mengungkapkan pengetahuan baru.

Di mana pengetahuan baru tersebut didapatkan dari penelitian yang dilakukan setiap orang yang bersangkutan.

7. Disertasi

Disertasi adalah jenis karya ilmiah yang harus diselesaikan untuk mendapatkan gelar S3 atau Doctor Strata Tiga. Untuk pembuatan karya ilmiah ini memang paling sulit daripada membuat skripsi atau tesis. Karena, untuk membuat disertasi harus bisa menemukan hal baru.

Jasa dosen pembimbing skripsi, tesis, dan disertasi

Baca juga:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Daftarkan Email KamuJadi yang pertama dapat info dari Jagoketik

Dengan mendaftarakan email, kamu bisa langsung menerima pemberitahuan jika ada konten baru dari Jagoketik. Jangan sampai ketinggalan. Daftar sekarang!

Open chat
Online 24 Jam
Hai, saya Rian spesialis pengetikan berbagai jenis dokumen seperti akademik, buku, dan verbatim. Chat saya sekarang, online 24 jam