5 Cara Membuat Nomor Urut di Microsoft Excel dengan Praktis

Cara membuat nomor urut di Microsoft Excel cukup beragam. Mulai dari cara yang sederhana hingga cukup rumit. Dari beberapa cara ini, mungkin sudah banyak pengguna yang familiar. Namun ada juga pengguna yang belum mengetahuinya.

Cara Membuat Nomor Urut di Microsoft Excel

Penggunaan nomor urut ini bisa untuk skala kecil hingga besar. Bisa juga untuk membuat nomor urut yang selang-seling. Perihal apa saja caranya, langsung saja cek di sini.

1. Cara 1

Untuk cara pertama, cukup sederhana dan pastinya sudah banyak pengguna yang tahu. Caranya hanya dengan menuliskan angka 1 seperti biasanya. Lalu di bawahnya lanjutkan tulis angka 2. Setelah itu, tinggal seret kursornya ke bawah sampai kolom yang diinginkan.

Cara ini sangatlah mudah. Akan tetapi, cara ini juga memiliki kekurangan. Kelemahannya ialah terasa merepotkan jika harus membuat nomor urut sampai ratusan, ribuan atau lebih. Hal ini karena pengguna perlu menahan mouse dan menyeretnya ke bawah.

2. Cara 2

Lanjut ke cara kedua, langkah ini bisa untuk membuat nomor urut yang selang-seling. Caranya, pengguna bisa menuliskan angka 1. Kemudian di bawahnya, bisa tuliskan rumus kolom yang ingin diisi dan ditambah selisih atau selingannya. Contohnya =C2+1. Jika sudah, bisa tekan Enter dan tarik sampai ke bawah.

Nantinya bisa terlihat hasilnya berupa nomor urut. Lalu jika ingin membuat nomor urut dengan selisih 3, bisa ganti rumusnya dengan =C2+3 dan Enter. Begitu diseret ke bawah, hasilnya akan selisih 3. Misalnya 1, 4, 7 dan seterusnya.

3. Cara 3

Beralih ke cara ketiga, sebenarnya cocok untuk membuat nomor urut di Microsoft Excel dengan skala besar. Untuk memulainya, pengguna juga perlu menuliskan angka 1 terlebih dulu. Kemudian klik File dan pilihlah Series.

Langkah berikutnya, pengguna bisa pilih Column di bagian Series-in. Lalu untuk tipenya, bisa pilih Linier. Selanjutnya untuk step values otomatis diisi 1. Sedangkan stop values, bisa diisi dengan berapa nomor urut akhir yang diinginkan. Misalnya 20 atau bahkan 1000. Setelah itu, tinggal klik OK.

Cara ini sebenarnya juga bisa untuk membuat nomor urut yang selang-seling. Misalnya selisih 5. Caranya sama, namun di bagian step values bisa diisi 5 dan stop values isi dengan 1000. Klik Enter.

4. Cara 4

Cara membuat nomor urut di Microsoft Excel yang satu ini tak kalah keren. Caranya ialah dengan memanfaatkan rumus sequence. Caranya, tulis saja =sequence(jumlah nomor urut yang diinginkan). Misalnya 1000 sehingga rumusnya jadi =sequence(1000) dan Enter.

Di cara keempat ini, pengguna juga bisa menyusun nomor urut berdasarkan kelipatan tertentu. Misalnya kelipatan 20. Oleh karena itu, rumusnya berubah jadi =sequence(1000,1,10,20) dan Enter. Hasilnya nomor urutnya berisi 10, 30, 50 dan seterusnya. Rumus ini bisa diterapkan pada Excel 365.

5. Cara 5

Cara ini bisa membuat nomor urut berdasarkan baris yang ditempati. Untuk rumusnya, cukup tuliskan =row() dan Enter. Karena menulisnya di baris kedua, maka otomatis hasilnya juga 2. Apabila menyeretnya ke bawah, hasilnya akan urut dari 2, 3, 4 dan seterusnya.

Jika ingin memulainya dari angka 1, tinggal ubah rumusnya jadi =row()-1. Setelah itu, klik Enter. Otomatis harusnya berupa nomor urut dari 1, 2, 3 dan seterusnya.

Tiap cara membuat nomor urut di Microsoft Excel tadi memiliki keistimewaan masing-masing. Oleh karena itu, pilih saja mana cara yang dirasa sesuai dengan kebutuhan maupun keinginan. Karena cara-cara tersebut, kebutuhan mengurutkan nomor jadi terasa lebih praktis. Bahkan tak terkecuali nomor urut hingga ribuan sekalipun. Akan tetapi, pastikan tak keliru dalam memodifikasi rumusnya supaya hasilnya akurat sesuai dengan apa yang dibutuhkan.

Cara Kunci Baris dan Kolom dengan Freeze Panes di Microsoft Excel

Cara kunci baris dan kolom di Microsoft Excel nyatanya bisa dilakukan hanya dengan memanfaatkan fitur Freeze Panes. Fitur ini sendiri memungkinkan baris ataupun kolom tertentu bisa tetap terlihat meskipun penggunanya scroll lembar kerja yang panjang. Karena hal itu, fitur ini bisa dimanfaatkan untuk mengatur lembar kerja atau data yang besar.

Continue reading “Cara Kunci Baris dan Kolom dengan Freeze Panes di Microsoft Excel”

Cara Mengacak Data di Microsoft Excel Jadi Random dengan Rumus RAND

Cara mengacak data di Microsoft Excel bisa dilakukan dengan menggunakan rumus rahasia. Hanya dengan satu rumus, data bisa jadi random. Biasanya hal ini dilakukan untuk beragam keperluan. Misalnya saja mengundi pemenang kontes, mencocokkan pasangan-pasangan tertentu untuk mengerjakan tugas sekolah ataupun lainnya.

Continue reading “Cara Mengacak Data di Microsoft Excel Jadi Random dengan Rumus RAND”

Cara Menggunakan Wildcard di Microsoft Excel dengan Mudah

Cara menggunakan Wildcard bisa dipahami untuk membantu memenuhi beragam keperluan. Salah satunya ketika ingin membuat laporan penjualan barang dalam bisnis kuliner. Alih-alih menghitung penjualan barang atau menu hidangannya secara manual, tentu lebih praktis saat memanfaatkan Wildcard.

Continue reading “Cara Menggunakan Wildcard di Microsoft Excel dengan Mudah”

Cara Menghitung Jumlah Sel Kosong Pakai Rumus COUNTBLANK

Cara menghitung jumlah sel kosong yang ada di Microsoft Excel rupanya tak hanya bisa secara manual saja. Saat menghitung secara manual, jelas menyita banyak waktu dan tenaga. Alih-alih manual, bisa menghitungnya dengan memanfaatkan rumus COUNTBLANK.

Continue reading “Cara Menghitung Jumlah Sel Kosong Pakai Rumus COUNTBLANK”

Cara Mudah Pakai Rumus XLOOKUP di Microsoft Excel

Rumus XLOOKUP di Microsoft Excel banyak diaplikasikan. Tak heran karena rumus tersebut terasa lebih praktis jika kita bandingkan dengan VLOOKUP maupun INDEX+MATCH. Berbicara mengenai XLOOKUP itu sendiri hanya ada di Microsoft 365, Excel untuk Web dan Excel 2021.

Mengenai kegunaannya, rumus ini berfungsi untuk mencari array atau rentang. Kemudian mengembalikan item yang berkaitan dengan kecocokan awal. Apabila tak ada kecocokan, maka rumus ini akan mengembalikan ke perkiraan atau kecocokan terdekat.

Cara Menggunakan Rumus XLOOKUP di Microsoft Excel

Untuk menggunakan rumus ini cukup sederhana. Apabila penasaran dan tertarik untuk ikut menggunakannya, bisa praktikkan langkah-langkah di bawah ini.

Siapkan Data

Pertama, cukup siapkan dua data terlebih dulu di Microsoft Excel. Sheet pertama bisa berisikan tabel input. Lalu untuk sheet kedua, isi dengan data berupa tabel referensi.

Tabel input ialah tabel yang akan dilengkapi nantinya. Misalnya tabel berisikan nama karyawan, penjualan, area penempatan, area penempatan sekarang dan komisi.

Lalu untuk tabel referensi berisikan tabel informasi yang ingin dicari. Informasinya mencakup tahun mutasi, penempatan, jenis kelamin, nama karyawan, besar komisi dan penjualan.

Isi Area Penempatan

Untuk mengisi area penempatan, bisa menuliskan rumus XLOOKUP di Microsoft Excel dan disertai klik salah satu nama karyawan. Lalu klik nama karyawan yang ada di tabel referensi. Jangan lupa untuk klik F4 agar kolom atau barisnya terkunci.

Kemudian pilihlah kolom penempatan. Klik F4 lagi. Karena hal itu, rumusnya jadi =XLOOKUP(A2,’Tabel Referensi’!$D$2:$D$16,’Tabel Referensi’!$B$2:$B$16). Jika sudah, klik Enter. Untuk menampilkan semua hasilnya, bisa klik dua kali pojok bawah baris kotanya.

Isi Area Penempatan Sekarang

Selanjutnya kita beralih ke area penempatan sekarang. Karena ada mutasi karyawan, tentu penempatannya jadi berubah. Rumusnya tak berbeda jauh dengan area penempatan awal tadi.

Bedanya hanya ada tambahan -1. Hal ini berarti pengecekannya dilakukan dari bawah dulu baru ke atas. Karena hal itu, rumusnya jadi =XLOOKUP(A2,’Tabel Referensi’!$D$2:$D$16,’Tabel Referensi’!$B$2:$B$16,,,-1).

Setelah itu, bisa klik Enter. Untuk mengetahui semua hasilnya, bisa dengan cara tadi yaitu klik dua kali pojok baris nama kotanya. Bisa juga dengan menarik barisnya ke bawah.

Isi Komisi

Untuk mengisi kolom komisi, sebenarnya tergantung dari penjualannya. Maka dari itu, dalam mengisinya perlu mengaktifkan baris ataupun kolom penjualan. Baik itu penjualan yang ada di tabel input ataupun tabel referensi. Hal ini juga berlaku untuk kolom besar komisi.

Alhasil, rumusnya jadi =XLOOKUP(B2,’Tabel Referensi’!$G$2:$G$6,’Tabel Referensi’!$F$2:$F$6,,-1). Dari sini tinggal klik Enter dan cermati hasilnya. Hasilnya juga bisa ditarik sampai ke bawah.

Bagaimana, penggunaan rumus XLOOKUP di Microsoft Excel ini memang mudah bukan? Bahkan jauh lebih mudah dan memiliki banyak keunggulan daripada VLOOKUP.

Kelebihan XLOOKUP

Supaya lebih mengenal rumus ini, pahami kelebihannya secara mendalam. Kelebihannya terlihat jelas ketika membandingkannya dengan VLOOKUP. Hal tersebut ada kaitannya dengan pencarian nilai.

Saat menggunakan XLOOKUP, pencarian nilai dalam kolom bisa dilakukan di sisi kanan maupun kiri lookup_array. Sementara untuk VLOOKUP, pencarian nilainya terbilang terbatas pada nilai yang ada di sebelah kanan kolom pertama table_array saja.

Apabila memaksakan untuk menggunakan VLOOKUP dalam pencarian nilai di sisi kiri, maka hasilnya error. Hal inilah yang membuat rumus XLOOKUP terasa lebih efisien.

Setelah simak uraian di atas, tentu bisa tahu bagaimana cara menggunakan rumus XLOOKUP di Microsoft Excel. Karena rumusnya cukup mudah diterapkan, pastikan tak ragu untuk ikut mencobanya. Hasilnya bisa dilihat secara lebih cepat.

Cara Ganti Titik Koma Jadi Koma di Rumus Excel dan Sebaliknya

Cara ganti titik koma jadi koma dan sebaliknya cukup menarik untuk diketahui secara lebih mendalam apabila tengah mempelajari rumus di Microsoft Excel. Bagi siapa saja yang bergelut dan aktif menggunakan Microsoft Excel, pastinya sudah mengetahui bahwa rumusnya menggunakan titik koma atau koma. Perlu diketahui bahwa perbedaan penggunaan titik koma dan koma ini dipengaruhi oleh pengaturan perangkat.

Continue reading “Cara Ganti Titik Koma Jadi Koma di Rumus Excel dan Sebaliknya”

Cara Menambahkan Baris Kosong Selang-seling dengan Mudah

Cara menambahkan baris kosong selang-seling di Microsoft Excel tidak sesulit yang dibayangkan. Apabila melakukannya secara manual, tentu menghabiskan banyak waktu dan tenaga. Jelas terasa merepotkan apabila datanya terlalu banyak.

Tak perlu khawatir karena pada kesempatan kali ini akan kita bagikan trik dalam menambahkan baris baru atau kosong secara selang-seling di Microsoft Excel. Caranya terbilang praktis. Bahkan pemula yang baru belajar Microsoft Excel juga bisa ikut mencobanya dengan mudah.

Cara Menambahkan Baris Kosong Selang-seling di Excel

Berikut ini adalah langkah-langkah yang bisa diikuti untuk menambahkan baris kosong secara selang-seling di Microsoft Excel.

Siapkan Data

Langkah pertama yang perlu dilakukan yaitu tentu harus menyiapkan data terlebih dulu. Contohnya data kependudukan dengan jumlah hingga 500-an lebih.

Saat ingin menambahkan baris baru secara selang-seling, biasanya hanya perlu klik bagian baris yang diinginkan. Kemudian pilih Insert. Cara ini bisa menciptakan satu baris kosong.

Jika ingin membuat baris kosong lagi, perlu melakukan cara yang sama. Begitupun seterusnya satu per satu sampai mendapatkan jumlah baris kosong selang-seling yang sesuai keinginan dan kebutuhan.

Hal tersebut terbilang kurang efektif apabila datanya banyak seperti contoh kali ini. Bisa saja salah dalam melakukannya saking pusing dengan banyaknya baris data. Untuk itu, cara tersebut tidaklah dianjurkan.

Buat Kolom Bantu

Agar terasa lebih efisien dan praktis, bisa coba membuat kolom bantu. Caranya yaitu dengan klik kanan kolom A (bagian Tahun). Kemudian pilih Insert. Nantinya akan muncul kolom baru di sebelah kirinya.

Isi dengan Kolom Nomor

Isi kolom tersebut dengan nomor. Di bawah nomor berikan angka berurutan seperti halnya 1 dan 2. Akan tetapi, untuk urutan ke 3, 4 dan seterusnya sampai akhir, jangan mengetiknya secara manual.

Alasannya, jelas melelahkan. Bahkan juga bisa memicu human error karena datanya tidak sedikit. Solusinya, blok saja baris angka 1 dan 2 tersebut.

Lalu di bagian pojok kanan bawah, bisa klik dua kali. Nantinya otomatis nomornya berurutan dari angka 1 hingga selesai. Untuk memastikannya, bisa cermati baik-baik. Angkanya pasti berurutan.

Blok Kolom Nomor

Langkah berikutnya ialah dengan blok kolom nomor dari angka 1 sampai selesai. Caranya ialah dengan Ctrl + Shift + panah atas. Lalu turunkan satu baris.

Kemudian salin dan tempelkan di bawah angka terakhir pada kolom nomornya. Ketika nomornya sudah tersalin dengan baik, tak perlu mengisinya menggunakan data. Biarkan begitu saja.

Klik Sel A1

Kemudian klik sel A1 dan pilihlah menu Sort & Filter yang ada di kanan atas layar. Lanjutkan dengan klik Sort A to Z. Hal ini untuk mengurutkan dari huruf A ke Z atau angka kecil ke besar. Alhasil, muncul baris kosong secara selang-seling. Hal ini karena nomornya jadi double berurutan.

Misalnya nomor 1 berisikan data. Lalu di bawahnya juga nomor 1, tetapi tanpa data. Hal tersebut otomatis sama sampai ke bawah.

Hilangkan Kolom Bantu

Apabila sudah melakukan langkah-langkah di atas dan berhasil memunculkan baris kosong secara selang-seling, maka tinggal hilangkan kolom bantu. Untuk melakukannya, tak kalah mudah.

Caranya, klik kolom A (bagian nomor). Setelah itu, klik Delete. Otomatis kolom nomor jadi hilang. Lalu kolom A kembali berisikan tahun. Namun saat melakukannya, baris kosong tidak ikut hilang.

Cara menambahkan baris kosong selang-seling di Microsoft Excel memang mudah. Karena mudah, tak ada salahnya untuk ikut mempraktikkannya. Misalnya saat ingin mengerjakan tugas sekolah, membuat laporan pekerjaan dan masih banyak lagi.