6 Fakta terkait Ambruknya Jembatan India!

6 Fakta terkait Ambruknya Jembatan India!

Jembatan India menjadi lokasi mematikan berikutnya yang menuai berita duka per 30 Oktober 2022.

Usai Tragedi Stadion Kanjuruhan dan insiden perayaan Halloween Ittaewon, kini ratusan warga Asia kembali meninggal dunia akibat kecelakaan yang mengenaskan.

Berita terbaru mengenai insiden ambruknya Jembatan India terus diperbaharui di internet.

Fakta-fakta aktual berdatangan dari beragam media massa, termasuk penambahan angka korban secara signifikan.

Selain itu, respon dari berbagai pihak terkait juga mulai bermunculan sebagai wujud tanggapan cepat atas insiden kemanusiaan yang dikabarkan bisa dicegah jika tidak ada aksi kecerobohan.

Dalam artikel ini, mimin Jagoketik merangkumkan enam poin faktual yang informatif untuk membantumu lebih tahu seputar tragedi ambruknya jembatan di India.

Jasa pengetikan murah dan bergaransi di Indonesia
Jagoketik, jasa pengetikan terbaik di Indonesia yang bergaransi 100% uang kembali!

Berlokasi di Kota Morbi, Gujarat

Berlokasi di Kota Morbi, Gujarat (Img: nationalworld.com)

Jembatan yang diberitakan ambruk tersebut berada di Kota Morbi, Gujarat, India.

Gujarat sendiri tercatat sebagai negara bagian terbesar kelima di India dan memiliki total populasi sebanyak 60.4 juta manusia.

Lalu, Morbi adalah salah satu kota di India yang memiliki setidaknya empat destinasi populer, seperti Nagar Darwaja, Julto Pul, Lukhdhirj Engineering College, dan Candi Naklanka.

Dari klasifikasi kewilayahannya, Morbi terdiri dari lima area yang selevel dengan kapanewon/kecamatan dan 349 desa.

Secara khusus, jembatan India yang ambruk tersebut berada di atas Machchhu Nadi, sungai dengan panjang maksimal mencapai 130 kilometer.

Nama Jembatan India tersebut adalah Julto Pul

Nama Jembatan India tersebut adalah Julto Pul
Nama Jembatan India tersebut adalah Julto Pul (Img: Youtube.com)

Julto Pul adalah nama asli dari kosakata India yang terjemahannya adalah “jembatan gantung”.

Jembatan Julto Pul telah dibangun sejak tahun 1880 dan diprakarsai oleh tokoh terkemuka di Morbi yang bernama Thakur Sahib.

Pada mulanya, Julto Pul berfungsi sebagai sarana penghubung antara dua kerajaan yakni Darbagadh dan Nazarbagh.

Seiring perkembangan zaman, Julto Pul beralih fungsi menjadi area pedestrian.

Cocok seperti namanya, Julto Pul memiliki karakteristik fisik berupa terbentang menggantung di atas Sungai Manchchhu, Morbi.

Ukuran Jembatan Julto Pul kurang lebih adalah panjang sebesar 230 meter dan lebarnya sekitar 1.25 meter.

Empat Hari Sebelumnya, Julto Pul Masih Direparasi

Empat Hari Sebelumnya, Julto Pul Masih Direparasi
Empat Hari Sebelumnya, Julto Pul Masih Direparasi (Img: vecteezy.com)

Para stakeholder setempat sebenarnya tengah memperbaiki Julto Pul selama tujuh bulan belakangan.

Proses reparasi membuat Julto Pul harus ditutup hingga selesainya jadwal reparasi semula.

Namun, jembatan bersejarah di India tersebut “dibuka paksa” pada tanggal 26 Oktober 2022.

Tercatat, pembukaan tersebut terkesan memaksakan karena lebih cepat dari jadwal yang seharusnya.

Hal yang mendasari aksi pembukaan jembatan India itu adalah untuk memeriahkan peringatan Tahun Baru Gujarat bagi warga-warga setempat.

Catatan kontroversial lainnya adalah pembukaan akses Julto Pul kepada publik dilakukan tanpa adanya sertifikat layak pakai terbitan otoritas lokal setempat yang sebenarnya bersifat wajib.

Diduga Kuat, Kecelakaan Dipicu Overcapacity

Diduga Kuat, Kecelakaan Dipicu Overcapacity
Diduga Kuat, Kecelakaan Dipicu Overcapacity (Img: dreamstime.com)

Warta kronologis terakhir mencatatkan bahwa insiden terjadi saat Julto Pul tengah digunakan sekitar 400 orang.

Padahal, kapasitas maksimal Julto Pul hanyalah 125 orang.

Tentunya, angka-angka tersebut mengindikasikan adanya keterkaitan kuat berupa faktor beban berlebih sebagai penyebab ambruknya jembatan Julto Pul.

Ironisnya lagi, Oreva selaku perusahaan swasta yang diamanahkan memanajemen Julto Pul berani menjual tiket masuk jembatan hingga terbeli lebih dari 400.

Pemerintah merespon cepat dengan menahan sembilan orang yang berkaitan langsung dengan instansi Oreva maupun kronologi pembukaan akses jembatan Julto Pul.

Penahanan diiringi dengan investigasi lanjutan guna menguak motif dan aksi Oreva secara lebih tuntas.

Total Korban Mencapai Lebih dari 300 Orang

Total Korban Mencapai Lebih dari 300 Orang
Total Korban Mencapai Lebih dari 300 Orang (Img: bbc.com)

Hingga kemarin Senin (31/11), jumlah korban dari tragedi ambruknya Julto Pul adalah sebanyak 318 orang.

Secara berturut-turut, angka tersebut terdiri dari 141 orang meninggal dunia dan 177 lainnya terevakuasi dengan selamat.

Banyak dari korban terevakuasi yang perlu dilarikan ke rumah sakit karena

Lalu, 50 dari total 141 orang yang meninggal terhitung berumur anak-anak dan korban termudanya berusia 2 tahun.

Jumlah tersebut belum termasuk orang-orang yang terkategorikan hilang dan belum ditemukan hingga saat ini.

Julto Pul Bukanlah Jembatan India Pertama yang Ambruk

Julto Pul Bukanlah Jembatan India Pertama yang Ambruk
Julto Pul Bukanlah Jembatan India Pertama yang Ambruk (Img: rediff.com)

Faktanya, terdapat dua jembatan India yang sebelumnya turut mengalami insiden ambruk.

Pada tahun 2011, insiden serupa terjadi di Darjeeling, Bengal Barat. Total korban dari insiden tersebut mencapai 32 orang meninggal dunia.

Di wilayah yang sama, kejadian mematikan kembali terulang pada sebuah flyover di Ibukota Kolkata, Bengal Barat. Insiden terjadi pada tahun 2016 dan merenggut 26 nyawa.

Suka dengan artikel ini? Yuk, bagikan ke yang lain!

Baca juga:

Jasa ketik berbagai jenis dokumen, besok langsung jadi
Jasa ketik berbagai jenis dokumen, besok langsung jadi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Chat WhatsApp
1
Online 24 Jam
Scan the code
Spesialis jasa pengetikan, editing, dan pembuatan berbagai jenis dokumen terbaik No. 1 di Indonesia.

✔ Transaksi aman anti penipuan
✔ Kenyamanan dan kemudahan kerja sama
✔ Pengerjaan cepat dan akurat dengan garansi

Chat Admin sekarang, online 24 jam