Perbedaan Transkrip dan Verbatim dalam Proses Penulisan

Salah satu produk jasa yang ditawarkan oleh Jagoketik.com adalah Verbatim, namun tidak jarang klien meminta juga jasa untuk Transkrip. Kira-kira apa sih perbedaan antara Transkrip dan Verbatim dari sisi proses penulisan? Yuk simak artikel berikut!

Perbedaan Transkrip dan Verbatim

Transkrip dan verbatim adalah dua istilah yang sering digunakan dalam proses penulisan, khususnya dalam bidang jurnalisme, penelitian, dan penulisan pidato. Meskipun keduanya terkait erat dengan merekam percakapan dan mengubahnya menjadi bentuk tulisan, ada perbedaan penting antara transkrip dan verbatim.

Pengertian Transkrip

Transkrip adalah proses mengubah rekaman percakapan menjadi bentuk tulisan yang dapat dibaca. Tujuan dari transkrip adalah untuk menggambarkan konten dan isi dari percakapan dengan cara yang lebih sistematis dan terstruktur. Dalam transkrip, editor atau penulis mencatat pernyataan yang penting dan relevan dalam percakapan, sering kali menggunakan gaya bahasa yang lebih formal dan menghilangkan kata-kata atau interupsi yang tidak berhubungan dengan isi.

Transkrip dapat memudahkan orang dalam memahami percakapan yang terjadi, memfokuskan pada inti dari apa yang dikatakan oleh peserta. Hal ini sering kali diterapkan dalam penelitian, wawancara, atau dalam mengarsipkan pidato dan diskusi yang berlangsung. Transkrip juga memberikan keleluasaan bagi penulis untuk mengedit percakapan agar lebih ringkas dan mudah dibaca tanpa menghilangkan substansi yang penting.

Pengertian Verbatim

Di sisi lain, verbatim adalah bentuk transkrip yang mengabadikan setiap kata, suara, dan ekspresi yang terdengar dalam rekaman dengan akurat. Tujuan dari verbatim adalah untuk mereproduksi percakapan secara tepat sebagaimana adanya, termasuk jeda, pengulangan, dan kata-kata yang kurang formal atau tidak baku. Verbatim sering digunakan dalam konteks hukum, di mana setiap kata dan nuansa dalam percakapan sangat penting dan harus dipertahankan.

Dalam proses verbatim, penulis mencatat semua kata-kata yang diucapkan oleh peserta, termasuk suara atau ekspresi yang mungkin memberikan informasi tambahan tentang makna dan niat di balik perkataan. Hal ini berarti verbatim dapat memberikan gambaran yang lebih mendalam dan lengkap tentang percakapan tersebut.

Dalam ringkasan, perbedaan utama antara transkrip dan verbatim terletak pada tingkat detail dan gaya penulisan. Transkrip berfokus pada konten dan inti dari percakapan, dengan menghilangkan hal-hal yang tidak relevan, sedangkan verbatim mencoba mereproduksi percakapan secara akurat sebagaimana adanya. Transkrip cocok untuk penggunaan umum, sementara verbatim lebih tepat digunakan dalam situasi yang memerlukan keakuratan dan ketelitian tinggi.

Dalam memilih antara transkrip dan verbatim, penting untuk mempertimbangkan tujuan dan konteks penggunaan tulisan tersebut. Baik transkrip maupun verbatim memiliki peran dan nilai yang penting dalam memfasilitasi pemahaman dan penelitian, tetapi gaya penulisan yang tepat harus dipilih sesuai dengan kebutuhan dan kepentingan yang ada.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Chat WhatsApp
1
Online 24 Jam
Scan the code
Spesialis jasa pengetikan, editing, dan pembuatan berbagai jenis dokumen terbaik No. 1 di Indonesia.

✔ Transaksi aman anti penipuan
✔ Kenyamanan dan kemudahan kerja sama
✔ Pengerjaan cepat dan akurat dengan garansi

Chat Admin sekarang, online 24 jam