Mengenali Perbedaan Novel dengan Cerpen

Dalam membuat karya sastra, maka memerlukan aspek keindahan dan memuat nilai. Sebagian besar karya sastra memuat perihal moral dan mampu dijadikan pembentu kepribadian. Tidak jarang para penulisnya mempergunakan karya mereka untuk meningkatkan kreativitas dan imajinasi sebagai media pembelajaran.

Dari beberapa jenis karya sastra yang dekat dengan masyarakat, yaitu cerpen dan novel. Dua karya ini kerap tersaji secara naratif. Kendati demikian, sampai sejauh ini masih ada beberapa pihak, bahkan guru, kerap keliru dalam mengenali perbedaan antara novel dan cerpen.

Mengenali Novel

Bahwa novel merupakan teks naratif berisi karangan prosa dengan puluhan halaman yang memuat representasi penulis atas kejadian yang ia temukan di dunia nyata. Tidak bisa dipungkiri bila kelahiran novel atau karya sastra lain tidak terlepas dari gagasan, imajinasi, dan realitas yang bersinggungan dengan penulisnya.

O, ya, novel pun mempunyai ciri meliputi jumlah karakternya di atas 35.000 atau di atas 90 halaman, mempunyai alur kompleks, cerita merepresentasikan kejadian tertentu, dan penokohannya cukup detail. Lain dengan cerpen, yang merupakan karya sastra naratif yang singkat, kerap hanya mempunyai 1-2 konflik, beralur tunggal, penokohan tidak mendetail dan sekadar 1-3 tokoh saja, serta terdiri atas 10.000 kata.

Membedakan Novel dan Cerpen

Berbicara tentang perbedaan antara novel dan cerpen, sebenarnya menjadi sesuatu yang mendasar. Perbedaan itu bisa kamu lihat dari beberapa hal, termasuk ciri, karakteristik, dan unsurnya. Ketimbang bingung, kami tuliskan perbedaan dua karya sastra ini agar nantinya ketika tidak kesulitan membedakan mana novel dan mana cerpen.

Alur

Novel mempunyai alur cerita kompleks, panjang, dinamis, dan tidak ada batasan pada ruang geraknya. Berbeda dengan cerpen, yang mempunyai ruang gerak sempit dan alur yang diusung cerpen pun tidak sekompleks novel.

Latar

Novel dan cerpen mempunyai perbedaan dari segi perwatakan maupun latarnya. Novel kerap mempunyai jangkauan geografis yang luas dan bisa diperjelas secara mendetail. Berbeda dengan cerpen yang mempunyai latar terbatas. Terkait watak, novel akan menjelaskan watak dari masing-masing tokoh secara perlahan, tetapi jelas. Lain dengan cerpen, watak sekadar diungkapkan secara singkat.

Tema

Tema pada novel cenderung kompleks dan ada beberapa efek, impresi maupun emosi. Berbeda dengan cerpen yang mempunyai satu tema saja dan tidak memerlukan impresi tambahan. Sama seperti konflik: novel kerap memiliki banyak konflik dengan klimaks masing-masing, sedangkan cerpen hanya ada satu konflik dan satu titik klimaks saja.

Penokohan

Acapkali cerpen sekadar memuat beberapa tokoh, tepatnya tidak lebih dari lima tokoh dan sekadar menonjolkan tokoh utama. Lain dengan novel yang bisa menceritakan beberapa tokoh dengan peran masing-masing, bahkan bisa menonjolkan keseluruhan tokoh.

Cara Menikmatinya

Cerpen bisa disebut sebagai karya kreatif yang bisa kamu nikmati sekali duduk. Lain cerita novel: membacanya memerlukan waktu lebih lama, bahkan hingga berminggu-minggu.

Dari ulasan terkait novel dan cerpen di atas, paling tidak nantinya kamu tidak akan bingung lagi ketika mendapatkan tugas dari dosen/guru. Dua karya kreatif ini memang cukup populer, tetapi jangan sampai salah memahaminya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Chat WhatsApp
1
Online 24 Jam
Scan the code
Spesialis jasa pengetikan, editing, dan pembuatan berbagai jenis dokumen terbaik No. 1 di Indonesia.

✔ Transaksi aman anti penipuan
✔ Kenyamanan dan kemudahan kerja sama
✔ Pengerjaan cepat dan akurat dengan garansi

Chat Admin sekarang, online 24 jam