Menyimpan File menjadi Lebih Mudah dengan Microsoft Word! Part III

Setelah dua artikel sebelumnya membahas jenis file saving, tibalah artikel part terakhir yang membahas mengenai jenis-jenis file saving, yuuk disimak.

Read more: Menyimpan File menjadi Lebih Mudah dengan Microsoft Word! Part III

Rich Text Format

RTF adalah format untuk menyimpan teks dengan format dasar seperti huruf tebal, miring, ukuran font, dan lainnya.

Kompatibilitas yang dimiliki juga tinggi karena dapat dibuka di berbagai sistem operasi dan software.

Format ini juga ringan dan tidak mudah terinfeksi macro virus serta ukuran file yang relatif kecil.

Namun, fitur yang dimiliki terbatas dan seringkali tidak optimal untuk dokumen profesional yang kompleks, gambar dan elemen multimedia.

Plain Text

Merupakan dokumen paling sederhana yang isinya hanya teks tanpa format tambahan.

Sangat kompatibel karena bisa dibuka di berbagai sistem operasi dan device.

Ukuran file juga kecil dan tidak mengambil penyimpanan yang besar.

Format ini juga ideal untuk penyimpanan data mentah dan pemrograman dalam jangka panjang.

Karena bersifat sederhana, format ini tidak mendukung format teks seperti bold, italic, warna, dan lainnya sehingga dokumen yang ditampilkan polos.

Selain itu, Plain Text juga kurang cocok untuk dokumen formal dan presentasi.

Word XML Document

Format dengan struktur XML (Extensible Markup Language) ini dapat menyimpan konten dokumen seperti teks, style, dan layout yang dapat dibaca manusia maupun aplikasi pemrosesan data lainnya.

Jika menggunakan format file ini, akan memudahkan pengguna dalam pertukaran data terstruktur.

Ukurannya pun lebih ringan dibandingkan dengan format Word lama (.doc).

Tetapi, format ini kurang umum untuk distribusi dokumen dan bukan untuk penggunaan sehari-hari.

Selain itu, juga dapat menghasilkan file yang lebih besar dibanding .docx.

Bukan hanya itu, dokumen dengan format file ini sulit dibaca tanpa adanya aplikasi pendukung.

Word 2003 XML Document

Diperkenalkan pada tahun 2003, Word 2003 XML Document menyimpan file XML tunggal tanpa kompresi yang memungkinkan data dibaca oleh aplikasi lain yang mendukung XML.

Struktur dokumen yang dimiliki juga transparan dan dapat diedit dengan editor XML.

Namun, ukuran file pada format ini biasanya lebih besar, tidak mendukung sepenuhnya fitur Word modern karena sudah jenis ini sudah terlalu usang hingga kurangnya orang yang menggunakan format ini semenjak adanya standar DOCX.

Strict Open XML Document

Format file ini merupakan variasi format DOCX yang mengikuti standar internasional ISO/IEC 29500 Strict.

Struktur XML pada format ini lebih konsisten, standar, dan bebas komponen proprietary Microsoft.

Format ini juga lebih bersih dan terstruktur, sehingga cocok untuk kebutuhan formal seperti pemerintah dan organisasi lainnya berbasis standar terbuka.

Tetapi, beberapa fitur Microsoft Office proprietary tidak tersimpan dan dirasa kurang umum dipakai oleh masyarakat.

Selain itu, kurang fleksibel untuk fitur non-standard Word sehingga tidak semua aplikasi Word mendukung penuh format file ini. 

Open Document Text

Format Open Document Text adalah format yang memiliki standar terbuka yang mana tidak bergantung pada vendor manapun sehingga lebih fleksibel.

Format ini mendukung fitur dokumen modern (gambar, tabel, style, template) dan ukuran file menggunakan struktur ZIP dan sudah terkompresi.

Tetapi, format ini tidak umum dibanding DOCX dan beberapa fitur canggihnya tidak universal.

Dengan kata lain, beberapa fitur Word tidak tampil secara maksimal sehingga pengguna format dokumen ini tidak populer di lingkungan perkantoran konvensional.

Nah, itulah jenis file saving yang kalian bisa ketahui dan bisa digunakan sesuai dengan kebutuhan ya.

Menyimpan File menjadi Lebih Mudah dengan Microsoft Word! Part II

Di era serba digital ini, banyak hal yang bisa dijadikan file seperti tugas kuliah, proposal kerja, dan lain sebagainya.

Read more: Menyimpan File menjadi Lebih Mudah dengan Microsoft Word! Part II

Namun, pasti kamu bingung dengan banyaknya format dokumen yang bisa dihasilkan Microsoft Word.

Apakah karena ukuran file mu yang terlalu besar?

Atau malah format yang tidak terbaca?

Nah, dari situ mengapa kita harus mengenali berbagai macam format dokumen.

Setiap format pada Microsoft Word pastinya memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Jadi, sebelum kamu melakukan save dan kirim, ada baiknya kamu mengetahui fungsi dan kegunaannya.

XPS Document (XML Paper Specification)

XPS Document adalah format dokumen digital yang dikembangkan oleh Microsoft sebagai alternatif PDF dengan menyimpan tampilan dokumen secara tetap (fixed layout), sehingga isi dan tata letaknya tetap sama meskipun dibuka pada device yang berbeda.

Format ini juga didukung oleh Windows secara bawaan.

Keamanannya pun terjaga yang didukung oleh fitur seperti digital signature untuk keamanan dokumen.

Namun, dokumen ini tidak sepopuler PDF, sehingga kompatibilitas aplikasi dan perangkat yang terbatas.

Selain itu, XPS juga kurang praktis untuk sharing, karena banyak pengguna yang lebih memilih dokumen PDF.

Single File Web Page

Single File Web Page yaitu format yang menyimpan banyak elemen halaman pada web, termasuk teks, gambar sampai script, ke dalam satu file tunggal.

Format file ini bisa membuat semua konten menjadi satu.

Apalagi, dengan menggunakan Single File Web Page, semua halaman bisa diakses secara offline serta praktis untuk arsip informasi dari web.

Dengan kelebihannya itu, sangat disayangkan karena format ini tidak kompatibel di semua browser serta berpotensi mengalami kerusakan struktur pada elemen kompleks.

Jika kamu membutuhkan file dengan ukuran yang kecil, format Single File Web Page bukan pilihan yang tepat karena semua file digabung dalam satu file sehingga ukuran file menjadi lebih besar.

Web Page

Format Web Page digunakan untuk menyusun halaman web dengan bahasa markup HTML (Hypertext Markup Language).

Format ini berisi struktur teks, layout, dan halaman web yang dapat diakses melalui semua perangkat dan browser.

Format ini juga fleksibel yang dapat dikombinasikan dengan CSS, JavaScript, dan media lain. Selain itu, format ini mudah di edit dan dimodifikasi menggunakan editor teks.

Namun, file ini tidak menyimpan semua elemen dalam satu file.

Lalu, layout dalam file ini tidak ideal untuk arsip statis sehingga dapat berubah jika file pendukungnya hilang.

Web Page Filtered

Format file ini merupakan penyimpanan dokumen sebagai HTML yang tadinya sudah dibersihkan dari kode formatting dan metadata tambahan.

Ukuran file format ini lebih kecil karena dihapusnya metadata dan kode yang tidak perlu.

Kelebihan lainnya juga terlihat dari sisi kompatibel dengan web development yang mana HTML yang dihasilkan lebih bersih dan mendekati standar web.

Namun, beberapa format seperti margin atau layout akan hilang karena pembersihan data tersebut.

Sehingga, kurang ideal jika kamu mau mempertahankan format dokumen asli secara penuh.

Nah, artikel selanjutnya akan membahas jenis file saving yang terakhir ya.

Menyimpan File menjadi Lebih Mudah dengan Microsoft Word! Part I

Ketika mengerjakan tugas, kamu pasti membutuhkan software yang memadai dan mudah digunakan, bukan?

Read more: Menyimpan File menjadi Lebih Mudah dengan Microsoft Word! Part I

Nah, Microsoft Word hadir dengan berbagai fitur bawaan dengan segudang fitur yang cocok banget buat pemula kayak kamu!

Software ini dirancang untuk membantu pengguna dalam membuat, menyunting, dan memformat berbagai jenis dokumen, seperti surat, laporan, buku, skrip, hingga brosur.

Ditambah lagi, Microsoft Word ini bisa digunakan di berbagai device, seperti Windows, MacOs, Android hingga iOS.

Tapi, tahukah kamu?

Masih banyak dari teman-teman yang ternyata belum tau cara menyimpan file di Microsoft Word, lho!

Apa itu Fitur “Save”?

Di dalam Microsoft Word, fitur “save” digunakan saat pengguna ingin menyimpan dokumen yang dikerjakan.

Hal tersebut berguna untuk menyimpan perubahan yang dilakukan di dalam dokumen tersebut yang nantinya bisa diakses kembali tanpa harus mengubahnya dari awal.

Sehingga, memudahkan kamu dalam mengerjakan kembali dokumen karena telah diamankan oleh fitur “save” ini.

Fitur ini juga dapat mencegah kamu kehilangan data-data berharga karena sudah tersimpan sebelumnya.

Di Microsoft Word, saat kamu menyimpan dokumen, ada beberapa jenis file (format file) yang bisa dipilih sesuai kebutuhan.

Masing-masing punya fungsi dan kompatibilitas yang berbeda. Berikut penjelasan jenis-jenis file saving pada Microsoft Word yangs sering digunakan:

  1. .DOCX (Dokument Word)

Format adalah standar Microsoft Word versi 2007 ke atas.

File ini lebih ringan dibanding .doc.

Selain itu, format file ini dapat diakses di Google Docs, WPS Office, dan aplikasi lainnya.

Sehingga menjadi pilihan utama pengguna dalam menyimpan di perangkatnya.

  1. .DOC (Dokumen Word)

Sama seperti .docx, format file .doc mendukung berbagai elemen dokumen yaitu bisa menyimpan teks, gambar, tabel, grafik, dan format tata letak dengan baik.

Selain itu, ukuran file relatif kecil (untuk dokumen sederhana) karena menggunakan format biner.

Tetapi, dikarenakan file .doc disimpan dalam format biner yang lebih mudah korup (rusak) jika terjadi kesalahan penyimpanan.

  1. PDF

PDF adalah format dokumen yang dibuat oleh Adobe agar tampilan dokumen tetap sama di semua perangkat, sistem operasi, dan aplikasi.

Kelebihannya tampilan tetap rapi dan hasil cetak akan tetap sama dan profesional.

Namun, file PDF sulit diedit dan ukuran file bisa lebih besar jika berisi banyak gambar atau elemen visual.

  1. .DOCM (Dokumen Word dengan Makro Aktif) dan .DOTM (Template Word dengan Makro Aktif)

File ini mirip dengan format file .docx, tapi bedanya terdapat dapat menjalankan macro yaitu dengan VBA (Visual Basic for Applications) untuk mempercepat pekerjaan.

Struktur .docm berbasis XML membuatnya lebih stabil dan efisien serta dapat diedit di Word versi baru.

Tetapi, format file ini berisiko mengandung virus sumber macro tidak terpercaya dan tidak semua aplikasi pengolah kata mendukung macro

  1. .DOTX (Template Word)

Format .dotx digunakan untuk membuat dokumen dengan tata letak dan gaya yang sudah ditentukan.

Nah, kelebihannya yaitu mempercepat pembuatan dokumen.

Selain itu, format ini berukuran ringan dan mudah dibuka di Microsoft Word versi baru.

Namun, format ini kurang fleksibel untuk dokumen unik dan sering disalahgunakan karena banyak pengguna yang belum memahami fungsinya.

Itu dia beberapa fitur file saving yang dimiliki oleh Microsoft Word.

Masih terdapat banyak sekali fitur yang bisa dinikmati dalam mempermudah pekerjaan kamu!

Kalau sudah ada Microsoft Word, tidak ada lagi alasan buat kamu untuk menunda ngetik!

Ayo nikmati fiturnya dan tunjukkan karya terbaikmu dengan gaya profesional tapi tetap kekinian!

Wrap Text pada Microsoft Word

Menu editing yang perlu dikuasai dalam mengolah dokumen adalah sub menu dari format gambar.

Format gambar adalah pengaturan yang digunakan untuk mengatur gambar agar sesuai dengan kondisi teks.

Karya tulis yang baik tentu memiliki kriteria berupa penjelasan berupa gambar.

Beberapa artikel menyebutkan bahwa menambahkan ilustrasi berupa gambar dalam sebuah karya tulis membantu pembaca dalam memahami isi dari karya tulis tersebut.

Untuk itu, penempatan dari gambar perlu disesuaikan dengan kondisi teks agar tercipta kenyamanan dalam membaca.

Ada beberapa sub menu format gambar yang tersedia, salah satu yang paling dasar dan paling berpengaruh adalah sub menu Wrap Text.

Untuk membuka menu Wrap Text kalian perlu memilih gambar dalam text kemudian pada menu pilih Format.

Wrap Text berisi mengenai perintah untuk mengatur dan mengubah posisi gambar di dalam dokumen agar sesuai dengan kondisi teks.

Ada enam pilihan perintah pada menu Wrap Text.

Pilihan tersebut adala

In Line With Text

    Menu In Line With Text pada gambar merujuk untuk menempatkan gambar menyatu pada baris kalimat.

    Jadi secara singkat gambar dianggap sebagai sebuah kata dalam kalimat.

    Square

    Menu Square pada gambar merujuk untuk menempatkan gambar di tengah kalimat.

    Jadi gambar dikelilingi oleh kalimat.

    Tight

    Menu Tight pada gambar merujuk untuk menempatkan kalimat sesuai dengan kontur gambar.

    Through

    Menu Through pada gambar merujuk untuk menempatkan gambar dengan posisi yang lebih bebas untuk digeser dan kalimat disekitarnya akan mengisi ruang yang kosong. Hal ini menjadikan menu through adalah piihan yang cocok untuk mengolah gambar dengan cepat.

    Top and Bottom

    Menu Top and Bottom merujuk pada perintah untuk menempatkan gambar di antara kalimat.

    Jadi gambar akan dihimpit kata di atas dan di bawahnya.

    Behind Text

    Menu Behind Text merujuk pada perintah untuk menempatkan gambar di belakang kalimat.

    Jadi gambar akan tertutupi oleh kalimat.

    In Front of Text

    Menu In Front of Text merujuk pada perintah untuk menempatkan gambar di depan kalimat.

    Jadi kalimat akan tertutupi oleh gambar.

    Menu ini adalah kebalikan dari menu Behind Text.

    Contoh:

    Di atas merupakan sub menu dari Wrap Text yang paling sering digunakan dalam pengolahan dokumen.

    Sub menu tersebut merupakan hal dasar dalam mengolah dokumen karena dokumen yang baik biasanya disertai dengan ilustrasi berupa gambar.

    Membuka dan Mengolah File Pdf di Microsoft Word

    Microsoft Word adalah aplikasi pengolah dokumen.

    Seiring perkembangan aplikasi, fitur-fitur Microsoft word semakin luas dan semakin fleksibel bagi pengolahan dokumen.  

    Salah satu fitur yang ditawarkan adalah mengolah dokumen tipe pdf.

    Cara membuka pdf di Microsoft word

    Langkah-langkah dalam mengolah dokumen tipe pdf di Microsoft word sangatlah mudah.

    Langkah pertama adalah membuka pdf dengan aplikasi Microsoft word.

    Klik kanan pada dokumen pdf terpilih kemudian pilih open with Microsoft word.

    Dokumen yang sudah dipilih akan secara otomatis terkonversi ke dalam bentuk dokumen word.

    Langkah terakhir jika telah terkonversi dengan baik maka tinggal mengolah dokumen pdf sesuai keinginan.

    Perlu digaris bawahi bahwa tipe dokumen pdf penuh dengan teks atau tulisan sangat cocok untuk dikonversi ke dalam Microsoft word.

    Contoh dokumen akademis, dokumen draft hukum atau dokumen perjanjian bisnis.

    Pengolahan dokumen pdf

    Masalah yang sering dialami oleh para user adalah pengolahan dokumen dengan tipe pdf.

    Pengolahan dokumen tipe pdf sering kali menemui kendala pada isi dokumen yang tidak bisa diolah alias isi dokumen melekat sebagai gambar.

    Berbanding terbalik jika dokumen berisi teks saja.

    Bagan dan grafik yang berisi teks kemungkinan besar akan dideteksi sebagai gambar dan kemungkinan kecil dapat dikonversi menjadi dokumen yang bisa diolah.

    Contoh lainnya adalah file pdf dengan komentar, bookmark dan tag pdf.

    Hal ini tidak dapat dikonversi secara baik dalam Microsoft Word. Hal ini juga merupakan yang hal yang tricky ketika kita ingin mengolah pdf menggunakan Microsoft word.

    Tentu permasalahan di atas dapat di atasi dengan berbagai cara namun  tidaklah ringkas.

    Menghindari kesalahan konversi dapat dilakukan dengan tetap mengkonversi pdf ke dalam Microsoft word dan lamgkah selanjutnya adalah memisahkan bagian yang tidak dapat dikonversi menjadi bagian tersendiri.

    Bagian ini kita dapat edit dengan menggunakan bantuan dari pihak ketiga semisal dari web ataupun aplikasi lain.

    Ada beberapa catatan dalam mengolah dokumen pdf menggunakan Microsoft Word yaitu:

    • Jika halaman pdf berisi bagan atau grafik lebih baik kerjakan ulang di dalam Microsoft word
    • Catatan kaki perlu ditulis ulang
    • Rumus yang melekat pada pdf perlu ditulis ulang
    • Format huruf sebagai subskrip perlu diperhatikan
    • Daftar isi otomatis perlu dibuat ulang
    • Nomor halaman perlu ditulis ulang
    • Hapus format menggunakan toolbar formatting untuk mengembalikan keadaan awal teks jika mengalami kendala dalam pengolahan dokumen.

    Kesimpulan pengolahan dokumen pdf menggunakan Microsoft word

    Pengolahan dokumen tipe pdf pada Microsoft word juga perlu dipahami dalam mengenal tipe Microsoft Word yang digunakan.

    Tipe Microsoft word yang digunakan memberikan presentase konversi dokumen yang lebih baik.

    Konversi ini sangat berpengaruh untuk pengolahan dokumen.

    Tipe Microsoft word tahun 2016 ke atas lebih direkomendasikan sebagai pengolahan dokumen utama yang reliable.

    Kesimpulannya adalah penggunaan Microsoft word untuk mengolah pdf sangat membantu dalam efesiensi namun perlu diperhatikan beberapa catatan di atas.

    Selain itu, jam terbang sangat berperan penting dalam memanfaatkan Microsoft word dalam pengolahan dokumen tipe pdf.