Sekitar Kita: Introvert vs Ekstrovert

Halo apa kabar nih? semoga kalian selalu sehat agar dapat menjalankan dan mencapai setiap target-target kalian pada tahun ini yah.

Abang kali ini membawa topik baru yaitu “Sekitar Kita”, ini adalah penulisan artikel baru untuk membagi segmentasi artikel yang abang buat.

Ada beberapa segmentasi seperti tutorial, ilmu pengetahuan umum, review, dan kali ini adalah segmentasi baru yaitu pembahasan mengenai apapun yang terjadi di sekitar kita.

Kali ini untuk mengawali segmen ini, kita akan membahas introvert dan ekstrovert. Siapa diantara kalian yang masih kebingungan apa itu introvert dan ekstrovert ini?

Daripada makin bingung, yuk kita bahas Sekitar Kita: Introvert vs Ekstrovert!

Pembahasan

Seperti kita ketahui kalau dulu kata ‘introvert’ ini sempat heboh di tahun 2020 dengan sosok Indira Kalistha yang sempat menyebut dirinya adalah ‘introvert’.

Hal tersebut yang mana jadi salah alasan dirinya melakukan salah karena dia adalah seorang introvert. Sejak ini membuat kata ‘introvert’ menjadi perbincangan yang hangat.

Bermunculan diksi dengan berbagai konteks membahas introvert dan ekstrovert di area pembahasan publik. Sejak itu berbagai pendapat dari pelaku atau seseorang yang merasa dia introvert atau ekstrovert.

Bahkan sampai para ahli berpendapat dengan berbagai penjelasan yang berbeda-beda bermunculan. Para pembuat konten pun beramai-ramai membahas fenomena ini.

Setelah itu sampai sekarang masih ada saja sekeliling kita masih kebingungan dengan introvert dan ekstrovert ini.

Bahkan orang masih masih tertukar dengan namanya ‘Anti Sosial’ yang mana nanti kita bahas di episode atau segmen berikutnya.

Secara sederhananya, menurut salah satu psikiater yaitu Carl Gustav mengatakan bahwa seseorang yang introvert suka menyendiri untuk mengisi ulang energi mereka.

Hal tersebut membuat seseorang yang dengan kepribadian introvert menikmati ketenangan, lebih suka menyendiri, dan lebih suka menghindari keterlibatan dengan hal-hal baru.

Hal tersebut justru membuat mereka merasa nyaman dan dapat memberi mereka banyak energi positif. Sedangkan untuk lawannya yaitu ekstovert.

Orang introvert sebelumnya mengisi energi mereka dengan menyendiri, namun orang ekstrovert mencari energi dari bersosialisasi dengan dunia luar.

Ekstrovert adalah karakteristik kepribadian atau kebiasaan yang menggambarkan seseorang yang menyukai kegiatan sosial, suka bergaul, dan senang mencoba hal-hal baru.

Mereka yang memiliki watak ini lebih menyukai kegiatan kelompok di mana mereka dapat terlibat dan berbicara dengan banyak orang dan tidak suka menyendiri.

Perbedaan Introvert dan Ekstrovert

Maka dari pembahasan diatas maka didapat berbagai klasifikasi seseorang tersebut apakah seseorang yang introvert atau ekstrovert.

Dari sini kita mendapatkan beberapa perbedaan dari kedua kepribadian ini, dimana diantaranya adalah ekstrovert ini cenderung seseorang yang memiliki kepribadian yang terbuka.

Dia suka sekali membuka pembicaraan dengan orang lain atau bahkan dengan orang yang baru dia temui. Baik itu secara individu maupun berkelompok.

Sedangkan introvert yang dia cenderung melihat kondisi pada saat itu, apalagi kondisi tersebut adalah lingkungan yang baru baginya.

Dia akan mengamati terlebih dulu dan dia tidak akan memulai pembicaraan kalau tidak ada orang lain yang membukanya terlebih dulu.

Maka dari itu kepribadian introvert ini rata-rata adalah pendengar yang baik bagi lawan bicaranya, dia akan mendengarkan terlebih dulu baru berkomentar atas apa yang dia dengarkan.

Sedangkan ekstrovert akan mendominasi keseluruhan pembicaraan, maka dari itu dia suka sekali berbicara dan mudah mendapatkan teman.

Itulah kenapa ekstrovert sangat menyukai hal-hal yang bersifat berkelompok dan mudah beraptasi dengan kondisi perubahan yang cepat dan lebih bebas. Sedangkan introvert perlu waktu terlebih dulu untuk situasi baru baginya.

Tapi introvert akan mudah fokus apabila berada di kondisi yang tenang dan sepi, sedangkan ekstrovert justru lebih susah fokus apabila berada di kondisi yang sepi dan sedikit orang.

Contoh Introvert dan Ekstrovert

Untuk melihat perbedaannya, ada contoh kasus yang bisa cukup menggambarkan apakah orang tersebut adalah seorang introvert atau ekstrovert.

Ada dua anak yang bernama Intan dan Jessica. Kedua anak ini adalah teman sekelas, itu berarti mereka bersekolah di lingkungan yang sama dengan porsi belajar dan jumlah teman sekelas yang sama.

Nah Intan ini adalah seseorang yang introvert maka setiap dia selesai belajar atau jam waktu istirahat, untuk mengisi energinya, dia mendengarkan lagu KPOP kesukaannya dan mungkin sambil membaca sesuatu yang dia sukai di sudut kelasnya.

Sedangkan Jessica ini, setelah kegiatan belajarnya pada saat jam istirahat justru dia lebih suka ngobrol dan jajan bersama teman geng nya.

Bahkan setelah pulang sekolah sampai sore, Intan yang sudah lelah seharian ini lebih memilih pulang dan mungkin langsung tidur di tempat tidurnya untuk mengisi energinya.

Sedangkan Jessica, dia mengisi energinya dengan ikut ekskul sekolahnya seperti ikut club basket perempuan di sekolahnya.

Vibe kedua anak ini sama-sama positif dengan melakukan kegiatan kesukaannya tapi cara kedua anak ini melakukannya hal yang positif dengan cara yang sangat berbeda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Chat WhatsApp
1
Online 24 Jam
Scan the code
Spesialis jasa pengetikan, editing, dan pembuatan berbagai jenis dokumen terbaik No. 1 di Indonesia.

✔ Transaksi aman anti penipuan
✔ Kenyamanan dan kemudahan kerja sama
✔ Pengerjaan cepat dan akurat dengan garansi

Chat Admin sekarang, online 24 jam