3 Peran Penting Kemampuan Berbahasa dalam Kehidupan Manusia

Sejauh perkembangan peradaban hingga saat ini, barangkali satu hal yang masih kerap luput di tengah masyarakat ialah kemampuan berbahasa. Mengapa demikian? Karena masih jamak kita lihat persoalan tidak tepatnya pemberian imbuhan ‘di’ sambung ataupun pisah. Ada pula yang masih menggunakan kata ‘merubah’ kendati yang dimaksud ialah mengubah dan masih banyak lagi lainnya.

Contoh di atas merupakan contoh-contoh yang cukup sederhana, padahal apabila dikaji dalam beberapa aspek, maka akan ditemukan beberapa hal yang menunjukkan pentingnya peran kemampuan berbahasa dalam kehidupan manusia.

1. Sosial, Politik, dan Budaya

Peran kemampuan berbahasa dalam aspek sosial, politik, dan budaya tentu tak dapat dikesampingkan. Bahasa sebagai alat dan sistem komunikasi pastinya menjadikan penutur dan penerima tutur harus saling memahami. Apabila apa yang disampaikan oleh penutur tidak dipahami oleh penerima tutur, maka akan menimbulkan misskomunikasi. Terlebih dengan teknologi yang makin berkembang, dengan berbagai jenis platform sosial berikut berbagai teknis dan keterbatasannya, masyarakat diharuskan terus beradaptasi seluwes mungkin.

Dalam bahasa politik untuk kepentingan menggaet simpati massa, misalnya, tentu dibutuhkan kemampuan berbahasa yang mumpuni. Tanpanya, tak akan dapat menarik simpati massa yang kemudian tak akan dapat mendulang suara dalam pilkada. Di sisi lain, perkembangan kebudayaan juga turut memengaruhi nilai-nilai kebahasaan. Masyarakat saat ini cenderung menyukai bahasa yang lebih lugas dan sederhana, tidak lagi yang panjang dan penuh kiasan seperti pada masa sebelumnya.

2. Logika Filsafat

Tanpa disadari, kemampuan berbahasa merupakan wujud konkrit dari logika manusia. Kemampuan berbahasa yang buruk dapat menyamarkan bagaimana logika bekerja, serta sebaliknya. Sebab bahasa bukan hanya merupakan urutan bunyi yang tertulis atau dapat didengar, karena di dalamnya mengandung perwujudan emosi, pemikiran, dan kepentingan yang sifatnya non-material. Pemahaman ini sebenarnya cukup sulit, maka dari itu diperlukan untuk terus mengasah diri agar dapat menjadikan kemampuan berbahasa menjadi kemampuan dalam mengaktualisasikan diri yang maksimal.

3. Pendidikan

Sejak jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi, kita akan selalu menemukan pelajaran atau kelas bahasa, entah bagaimana saja jenisnya. Dari tingkat dasar cara membaca sampai cara penulisan metodologi penelitian, seluruhnya ialah soal kemampuan berbahasa. Dalam penulisan penelitian, kemampuan berbahasa menjadi begitu penting karena penelitian yang ditulis tersebut berpotensi menjadi rujukan oleh peneliti lain. Dengan demikian, penelitian harus mudah dipahami dan sesuai dengan kaidah bahasa yang berlaku. Terlebih saat ini, mayoritas universitas sudah memberi minimal skor turnitin yang harus dipenuhi. Untuk itu diperlukan juga kemampuan parafrase juga untuk menyiasati skor tersebut.

Dengan demikian bisa disimpulkan bahwa kemampuan berbahasa bukan hanya mengenai banyaknya latihan dan pengalaman, melainkan juga merupakan wujud dedikasi dalam berkomunikasi. Terlebih bagi yang sedang menempuh pendidikan, apabila masih kesulitan untuk menguasai kemampuan berbahasa, maka menghubungi kami untuk asistensi bisa jadi opsi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Chat WhatsApp
1
Online 24 Jam
Hai, saya Amar spesialis Proofreading dan Parafrase. Chat saya sekarang untuk layanan proofreading atau parafrase profesional, online 24 jam.