Mengenal Istilah SMCR dalam Model Komunikasi

Bagi para mahasiswa Ilmu Komunikasi, istilah SMCR pasti sudah tidak asing lagi. SMCR merupakan hal dasar yang wajib diketahui agar para mahasiswa dapat dengan mudah menerima materi-materi berikutnya selama masa kuliah. Hal ini pun tentunya juga menjadi fondasi dasar untuk menetukan tema penelitan para mahasiswa Ilmu Komunikasi.

Buat kalian yang belum tahu apa itu SMCR, yuk simak artikel di bawah ini :

1. S = Sender

Sender atau source seringkali disebut pula sebagai informan atau seseorang yang mengirimkan pesan. Sebagai seseorang yang mengirimkan pesan, informan perlu memperhatikan beberapa faktor diantaranya adalah pengetahuan, sikap, serta keterampilan dalam berkomunikasi. Ketiga hal tersebut perlu dikuasai karena saat informan menyampaikan pesan, ia harus memahami bagaimana situasi dan kondisi si penerima pesan agar makna pesan yang disampaikan dapat diterima dengan tepat dan benar.

2. M = Message

Message atau pesan merupakan sebuah “produk” yang dibawa oleh seorang informan untuk dapat diteruskan kembali kepada si penerima pesan. Bentuk pesan pun beragam, bisa berupa tulisan, visual seperti gambar dan video, suara dan masih banyak lainnya. Adapun jenis pesan yang disampaikan oleh informan kepada si penerima pesan bisa melalui bahasa verbal yang memiliki makna jelas dan tertulis serta bahasa non-verbal yang juga seringkali melalui gesture atau bahasa tubuh.

3. C = Channel

Channel atau media  komunikasi tentunya mempunyai peran penting dalam sebuah proses komunikasi. Jika tidak ada media, maka komunikasi tidak akan dapat tersampaikan dengan baik. Media komunikasi sendiri mempunyai beragam contoh, namun secara umum sebuah pesan akan efektif disampaikan oleh informan dan diterima jelas oleh si penerima melalui indera manusia seperti pendengaran, penglihatan, penyentuhan, perasa hingga indera penciuman.

4. R = Receiver

Jika ada seorang informan sebagai si pemberi pesan tentunya ada pula si penerima pesan dalam sebuah proses komunikasi. Sebagai peneriman pesan, seseorang juga perlu memperhatikan faktor-faktor yang serupa dengan pemberi pesan yaitu perlu adanya wawasan pengetahuan yang luas serta mempunyai sikap dan keterampilan yang baik dalam menerima pesan. Hal tersebut agar makna yang terkandung dalam pesan dapat diterima “sama” oleh si penerima pesan. Oleh sebab itu, pemberi dan penerima pesan harus menyamakan persepsi mereka dalam berkomunikasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Chat WhatsApp
1
Online 24 Jam
Butuh jasa transkrip verbatim, pembuatan jurnal, skripsi, tesis, disertasi atau edit format karya ilmiah kalian?
Yuk segera hubungi di WA 0838-5450-6950 :)