Gampang! Cara Melakukan Uji Asumsi Klasik dengan EViews

Cara melakukan uji asumsi klasik dengan EViews bisa dilakukan dengan beberapa tahapan. Sebenarnya langkah yang satu ini memang harus dilakukan. Hal ini biasanya dilakukan pada setiap uji regresi linear ordinary least square (OLS). Dalam hal ini, pengujian mencakup banyak hal.

Mulai dari asumsi linearitas regresi, non multikolinearitas, non heteroskedastisitas, normalitas residual, non outlier dan non autokorelasi. Sebenarnya banyak cara yang bisa dilakukan untuk melakukan uji klasik yang satu ini. Namun, untuk uji klasik menggunakan EViews tidak sama dengan SPSS.

Cara Melakukan Uji Asumsi Klasik dengan EViews, ini Tahapannya

Dalam model regenerasi uji asumsi klasik bias dijalankan agar tidak bias. Namun, tidak semua uji klasik harus melakukan semua tahapan yang ada. Misalnya pada uji data cross section yang tidak mengharuskan melakukan pengujian autokorelasi.

Sedangkan berbeda pada bagian penelitian menggunakan data time series tidak perlu menggunakan uji heteroskedastisitas. Agar lebih jelas berikut ini, ada beberapa tahapan uji asumsi klasik yang bisa dilakukan.

Uji Asumsi Klasik Tahap 1

Sebagai cara pertama yaitu pastikan Anda sudah mengestimasi model regresi. Langkah awal ini mampu memberikan kemudahan uji pada tahap selanjutnya. Sehingga pastikan Anda tahu betul bagaimana cara uji klasik EViews.

Uji Asumsi Klasik Tahap 2

Dalam hal ini, cara melakukan uji asumsi klasik dengan EViews dilakukan satu per satu. Sebab, tidak semua uji harus dilakukan. Seperti langkah yang satu ini dilakukan penelitian menggunakan data time series.

Sehingga uji heteroskedastistasnya tidak dilakukan. Untuk langkah selanjutnya yaitu dengan jendela equation. Caranya cukup double click pada REG dan akan muncul jendela equation. Di sinilah uji asumsi klasik bisa dilakukan.

Uji Normalitas

Dalam EViews uji yang satu ini dapat dilakukan dengan uji Jerque-Bera (JB-test). Langkah yang bisa dilakukan yaitu pada jendela equation klik view. Selanjutnya bisa klik Residual Diagnostics dan klik Histogram Normality Test.

Pada jendela equation secara otomatis akan berubah menjadi output Histogram-Normality Test. Sebaiknya Anda fokus pada Jerque-Bera dan Probability. Untuk hasil uji normalitasnya tidak akan tersimpan dalam workfile EViews. Sehingga Anda perlu menyimpannya dengan cara manual.

Uji Autokorelasi

Untuk tahap uji autokorelasi perlu menggunakan Breusch-Godfrey LM Test. Langkahnya pada jendela equation klik view > residual diagnositics > serial correlation LM Test. Selanjutnya muncul jendela lag spesification biarkan lags to include bernilsi default (2) dan klik ok.

Uji Multikolinearitas

Pada tahapan ini mampu menilai adanya korelasi atau interkorelasi antar variabel bebas. Caranya cukup tekan tombol view > Coefficient Diagnostics > Variance Inflation Factors.

Setelah melakukan langkah tersebut, secara otomatis hasil bisa terlihat jelas. Sehingga ada tidaknya masalah bisa diprediksi dengan baik. Sebaiknya gunakan cara melakukan uji asumsi klasik dengan EViews sesuai spesifikasinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Chat WhatsApp
1
Online 24 Jam
Kami sedang online
Butuh bantuan untuk pengetikan, edit, atau pembuatan berbagai jenis dokumen besok langsung jadi? Chat admin sekarang di WhatsApp!