Faktor Apa Saja yang Memicu Banyak Orang Memilih sebagai Freelance?

Freelance atau pekerja lepas beberapa tahun terakhir cukup mendapat perhatian lebih dari masyarakat, terutama generasi milenial atau Gen Y, maupun Gen Y. Tidak dipungkiri bila pekerja lepas tidak terkait dengan waktu (fleksibel) dan lokasi, bahkan memberi peluang bagi mereka untuk menyalurkan bakat dan minatnya.

Semenjak wabah global (Covid-19) menjangkit wilayah Indonesia, imbas yang paling dirasa adalah lini kerja. Dibanding sebelum pandemi, lini kerja masih cukup mudah ditemukan dan masih ada harapan baru bagi para fresh graduate dibanding selama pandemi. Tidak mengherankan bila banyak dari fresh graduate memilih alternatif lain agar tetap menyambung hidup mereka, salah satunya melalui freelance

Mengapa Memilih Menjadi Freelance?

            Sebagian besar lulusan baru memikirkan untuk menjadi seorang pekerja lepas. Nah, misalkan saat ini kami sedang atau hampir menyelesaikan studi, tentu kondisi itu memberi kesempatan cukup bagus. Dunia freelance tidak sekadar berkutat di bidang desain maupun teknologi informasi. Bidang kepenulisan, termasuk jasa penurunan persentase Turnitin pun menjadi sub bidang dari freelance yang cukup menjanjikan.

Lantas, apa saja yang memicu banyak orang, termasuk fresh graduate memilih sebagai pekerja lepas atau penyedia jasa penurunan persentase Turnitin? Simak saja uraian singkat ini.

Persaingan kerja yang cukup ketat

Seperti penjelasan di awal, sejak awal pandemi hingga sekarang, lini kerja cukup terbatas. Keterbatasan lapangan kerja tidak sebanding dengan jumlah lulusan per tahunnya. Jelas kondisi tersebut mengalami ketimbangan. Akibat sulit menjadi pekerja kantor fresh graduate, banyak pihak memilih untuk memaksimalkan kemampuannya sebagai pekerja lepas.

Fleksibel

Sudah menjadi ciri jika pekerja lepas tidak terikat oleh waktu dan ruang. Kapan dan di mana saja bisa bekerja. Fleksibel akan sangat cocok bagi orang yang memiliki kreativitas cukup tinggi.

Penyaluran minat/sesuai latar belakang pendidikan

Tidak semua lapangan kerja yang tersedia sesuai dengan minat atau latar belakang pendidikan. Karena ingin memenuhi kebutuhan ekonomi, tidak jarang fresh graduate memilih pekerjaan tanpa ada keterkaitan dengan latar belakang pendidikannya. Bagimu yang memiliki minat dan kemampuan sesuai latar belakang pendidikan, maka bisa mencari peluang untuk menjadi pekerja lepas. Berbekal minat dan keilmuan, tentu selama kami menjadi pekerja lepas akan memberi hasil sangat memuaskan.

Memangkas pengeluaran

Bukan rahasia lagi jika pekerja lepas bisa satu hari penuh berada di rumah, kontrakan, atau indekost, sehingga bisa menghemat biaya transportasi, biaya parkir, maupun konsumsi.

Berpotensi membangun perusahaan

Beberapa CEO perusahaan besar berangkat dari seorang pekerja lepas. Seperti poin kedua, bahwa pekerja lepas memiliki beberapa rancangan terkait masa depannya. Butuh kreativitas dan pandai membaca kondisi agar bisa membangun sebuah perusahaan mengingat pekerja lepas seperti halnya bekerja tanpa kepastian di masa depan. Lain dengan pekerja kantor lain yang notabene masih memiliki kesempatan naik jabatan ataupun gaji. Karena penuh ketidakpastian, maka mengharuskan pekerja lepas memiliki rancangan yang lebih luas agar bisa bersaing dengan perkembangan zaman.

Kehadiran layanan penurunan persentase Turnitin pun sebagai salah satu contoh pekerjaan lepas yang sudah memenuhi lima poin di atas. Jadi, tidak ada salahnya kamu mulai sekarang mencari tahu perihal kemampuan dan potensimu. Siapa tahu di tahun mendatang kemampuan tersebut bisa memberi penghasilan bagimu.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Chat WhatsApp
1
Online 24 Jam
Spesialis jasa pengetikan, editing, dan pembuatan berbagai jenis dokumen terbaik No. 1 di Indonesia.

✔ Transaksi aman anti penipuan
✔ Kenyamanan dan kemudahan kerja sama
✔ Pengerjaan cepat dan akurat dengan garansi

Chat Admin sekarang, online 24 jam