Suka Duka Pekerja Lepas Selama Pandemi

Jika kita membayangkan profesi sebagai freelancer atau pekerja lepas, mungkin yang terlintas dalam benak kita antara lain pendapatan yang sedikit, jam kerja tak teratur, atau bahkan acap kali masih dianggap sebagai pengangguran. Namun, bagaimana jika yang terjadi adalah sebaliknya? Bahwa dengan memilih pekerjaan yang demikian, kita bisa mengatur jam kerja sesuai keinginan, mendapat target pendapatan lebih cepat, hingga bisa menyesuaikan ritme hidup sesuai kebutuhan sendiri. Tentu semua itu bergantung pada yang melakukan, apakah bisa menyesuaikan atau tetap tertimbun pada spektrum negatifnya saja. Berikut ini beberapa hal terkait suka duka pekerja lepas, khususnya yang berkutat dengan teks atau tulisan, di masa pandemi Covid-19.

Tiga Hal Penting yang Patut Dilakukan Pekerja Lepas

Mematuhi Anjuran Pemerintah

Pada masa darurat pandemi Covid-19 ini, pemerintah melahirkan banyak sekali aturan-aturan baru guna menanggulangi penyebaran virus. Salah satunya terkait pekerjaan. Banyak sekali sektor yang diharuskan untuk bekerja dari rumah, yang artinya tidak harus berangkat ke kantor atau tempat kerjanya. Nah, salah satu hal menyenangkan yang dirasakan oleh para pekerja lepas ialah sudah terbiasa dengan hal tersebut. Bekerja dari rumah, kafe, coworking-space, atau tempat-tempat lain yang bukan sebagai ‘kantor’ secara formal.

Namun sayangnya, untuk hari-hari ini banyak sekali kafe dan coworking-space yang tidak beroperasi, atau dapat beroperasi pun dengan begitu banyak batasan. Sehingga para pekerja lepas yang biasa melakukan pekerjaannya, mau tak mau hanya bekerja dari rumah saja. Tanpa bisa ke mana-mana seperti yang lainnya.

Melimpah Pekerjaan

Pada kenyataannya, setiap sektor pekerjaan pasti terdampak oleh adanya pandemi Covid-19, tak terkecuali bagi pekerja lepas yang berkecimpung di dalamnya. Namun, terkait tentang bagaimana manusia menghidupi diri ataupun menafkahi keluarganya, pasti secara instintif akan beradaptasi. Baik secara pribadi maupun lembaga.

Pada sektor pendidikan misalnya, proses belajar mengajar tetap terlaksana meski daring. Bagi para pekerja lepas teks, pasti tidak akan kesulitan atau serta merta kehilangan pekerjaan. Mereka yang membuka jasa editing, proofreading, hingga parafrasa Turnitin tentunya tetap mendapat bagian, karena mahasiswa tetap melaksanakan skripsi atau ujiannya masing-masing. Bahkan untuk saat ini bisa saja melimpah pekerjaan karena setiap prosesnya dilakukan secara daring.

Kesehatan dan Keseharian

Isu pada pandemi Covid-19 tentu saja adalah kesehatan, untuk itu muncul protokol kesehatan yang digalakkan oleh pemerintah kepada masyarakatnya agar bisa bersama-sama menanggulangi pandemi. Bagi para pekerja lepas, tentu bisa lebih mudah terhindar dari paparan virus karena mereka melakukan pekerjaannya di rumah, tanpa harus ke luar dan bertemu banyak orang. Dengan demikian seharusnya para pekerja lepas dapat lebih menjaga protokol kesehatan semaksimal mungkin. Namun tentu saja tetap harus diimbangi dengan makan makanan bergizi, istirahat yang cukup, serta rasa nyaman selama di rumah agar imun tetap terkendali. Karena tak jarang para pekerja lepas yang secara konsep memang tak memiliki jam kerja tetap harus rela begadang atau terlalu fokus pada pekerjaan hingga waktu istirahatnya terganggu dan terlambat mendapat asupan gizi sehingga imunnya menurun.

Untuk itulah para pekerja lepas saat ini harus mengelola waktu sebaik mungkin guna menjaga pekerjaan tetap dapat diselesaikan sambil tetap menjaga kesehatan.

Sekalipun dengan segala kondisi, kami selaku pekerja lepas pun bersiap menerima segala pesanan darimu, termasuk penurunan persentase Turnitin, proofreading, maupun teks personal. Bagaimana, bersiap?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Chat WhatsApp
1
Online 24 Jam
Kami sedang online.
Butuh bantuan guna menurunkan persentase Turnitin, proofreading, dan teks personal, bisa berkomunikasi sekarang.