Rahasia Penting dalam Membuat Skripsi

Mahasiswa beranggapan bahwa yang sulit bukan tentang isi dari karya tulisnya, tetapi lebih ke cara mengatur format penulisannya. Dari mulai daftar isi berantakan, penomoran halaman yang kacau, margin yang berubah dengan sendirinya, sampai banyak revisi-revisi dari dosen yang menjadikan file kacau.

Dan taukah kamu? ada banyak sekali fitur yang dimiliki MS Word yang dapat digunakan mahasiswa untuk menyusun dokumen skripsi agar lebih rapi, cepat dan profesional.

Nah, sekarang akan kita bahas rahasia-rahasia penting Ms Word yang sering kali dipakai untuk bisa cepat dalam menyusun skripsi.

1. Penggunaan Heading dalam Skripsi agar Terlihat Rapi

Biasanya mahasiswa mengetik judul BAB secara manual; yaitu mengatur besar kecilnya font, penebalan tulisan, dan mengatur jarak tulisan.

Padahal, Ms Word memiliki Heading untuk membantu membuat format penulisan skripsi secara otomatis agar rapi. Misal:

  • Heading 1 pada BAB I, II, III dst.
  • Heading 2 pada Subbab skripsi
  • Heading 3 pada Anak subbab

Pemakaian heading ini memiliki keuntungan seperti:

  • Membuat daftar isi secara otomatis
  • Membuat format dokumen lebih konsisten
  • Tidak perlu mengedit satu per satu

Penggunaan heading ini tentunya sangat membantu saat ada revisi dari dosen.

2. Membuat Daftar Isi Secara Otomatis

Sudah tidak zaman lagi membuat titik-titik pada daftar isi dengan manual. Tentunya ini hal yang sering dilakukan pada mahasiswa yang belum tahu.

Hal yang perlu diketahui adalah adanya Table of Contents, kamu bisa membuat daftar isi secara otomatis dengan hanya beberapa klik.

Kelebihan penggunaan Table of contents adlah:

  • Bisa update penomoran halaman dalam daftar isi
  • Tak perlu harus ketik ulang
  • Terlihat lebih profesional
  • Menghemat waktu dalam melakukan revisi

Seandainya saja dokumen skripsimu lebih dari 100 halaman, tentunya akan memakan waktu lama jika menggunakan daftar isi manual.

3. Menggunakan Navigation Pane

Navigation Pane ini jarang sekali diketahui oleh mahasiswa, tentunya ini sangatlah membantu.

Navigation Pane ini membantu Anda:

  • Memperlihatkan keseluruhan struktur pada skripsi
  • Melompat antar BAB dengan sekali klik
  • Dapat mengetahui bagian-bagian yang tentunya belum lengkap

Cara mengaktifkannya bisa klik menu View kemudian pilih Navigatin Pane.

4. Mengunakan Page Break dan Section Break

Banyak sekali mahasiswa menggunakan ENTER berkali-kali untuk bisa pindah halaman. Kesalahan ini membuat format dokumen menjadi rusak, halaman akan berubah saat direvisi atau diedit, dan nomor pada halaman akan kacau.

Untuk itu perlunya penggunaan Page Break dan Section Break. Tentunya fitur tersebut akan membuat format penulisan skripsi lebih profesional dan stabil.

5. Gunakan Track Changes untuk Revisi dari Dosen

Jika dosen sering kali merevisi dokumen di Word, maka gunakan Track Changes yang ada di menu Review. Keuntungan menggunakan Track Changes adalah:

  • Revisi yang diberikan dosen terlihat lebih jelas
  • Tidak kebingungan pada bagian yang direvisi
  • Mempermudah untuk memperbaiki dokumen skripsi

6. Menggunakan Shortcut Keyboard

Agar lebih cepat dalam mengetik dokumen, kita harus biasa menggunakan Shortcut pada Keyboard. Shortcut yang biasa digunakan contohnya:

  • Copy –> Ctrl + C
  • Paste –> Ctrl + V
  • Bold –> Ctrl + B
  • Undo –> Ctrl + Z
  • Cari kata –> Ctrl + F
  • Ganti kata otomatis –> Ctrl + H

7. Menyimpan Dokumen dengan Baik

Sering kali mahasiswa kehilangan dokumen skripsi disebabkan karena, Laptop eror, File corrupt dan tak punya backup. Agar tidak terjadi hal tersebut, berikut tips rahasianya:

  • Simpalah dokumen di Google drive
  • Gunakanlah OneDrive
  • Simpan backup-an dokumen di flasdisk
  • Simpan dengan versi berbeda Contoh: Skripsi_BABI, Skripsi_RevisianDosen, atau SKripsi_Kelas

Hal-hal terkecil ini tentunya dapat menyelamatkan dokumenmu yang sudah dikerjakan selama berbulan-bulan. Nah, ini alasannya kenapa kita harus mempelajari Ms Word dengan baik. Tidak hanya mengetahui fugsi dasar saja seperti mengetik, copas, atau menggati font. Namun, masih banyak fitur profesional yang perlu dipelajari. Karena akan dipakai di masa depan seperti di dunia kerja.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *