Kita pernah membahas soal menghilangkan section break di word akibat file berasal dari format PDF yang di convert ke word.
Kita sering sekali mengalami masalah saat dokumen pdf yang kita miliki dan sudah tersusun rapi menjadi berantakan setelah di konversi. Tentunya perubahan seperti ini sering kali kelihatan pada teks yang bergeser, spasinya yang tidak konsisten, dan tata letak yang jauh berbeda dari file aslinya.
Permasalahan ini biasanya disebabkan dari font yang tidak sama atau kompatibel. Tentunya saat dokumen di konversi, tampilan sistem tersebut akan disesuaikan dengan font yang sudah tersedia, sehingga membuat struktur pada dokumen tersebut berubah atau bsa jadi berantakan.
Masalah yang lain juga dapat disebabkan oleh beberapa faktor seperti:
- Format PDF yang digunakan adalah hasil dari scan-an yang berisi teks berupa gambar dan bukan teks yang asli, jadi membuat gagalnya saat dikonversi.
- Tampilan tata letaknya terlalu rumit seperti terdapat kolom yang ganda, tabel tak bergaris, ataupun gambar yang menumpuk yang sulit di terjemahkan pada word.
- Alat konverternya lemah, karena biasnya penguna menggunakan program gratis yang seringkali salah dalam membacar pada jarak baris dan spasi.
Dalam artiannya menurut Adobe, format pada PDF itu dirancang khusus untuk membuat tampilan pada dokumen lebih konsisten jika di buka di perangkat yang lain. Tapi jika font yang digunakan tidak terdeteksi, maka sistem akan terganti otomatis sehingga bisa berpengaruh pada kerapihan serta susunan dokumen.
Selain pada font, margin, ukuran pada kertas, serta elemen seperti gambar ataupun tabel juga dapat berpengaruh. Jika elemen tersebut tidak diatur secara sejajar teks tentunya dapat bergeser posisinya sehingga tampilan pada akhir dokumen jadi tidak sesuai dengan sebelumnya.
Cara menghindari hal tersebut, kita dapat menggunakan font yang biasa digunakan seperti Aria, Calibri atau Times New Roman pada dokumen. Kita juga harus mengaktifkan fitur embed fonts di dokumen tersebut sebelum disimpan dalam bentuk PDF sehingga tampilannya konsisten dan tetap profesional.
Namun, adapun tips sederhana agar dokumen konversi PDF ke word bisa rapi. Berikut tips sederhananya:
- Dokumen yang digunakan adalah dokumen PDF yang asli teksnya.
- Dipastikan terlebih dahulu apakah font yang sudah digunakan ada di komputermu.
- Hindari mengformating PDF yang kualitasnya gambar rendah.
- Gunakanlah aplikasi pendukung seperti OCR jika yang digunakan adalah dari file scan.
- Lihat lagi apakah posisi tabel, gambar dan penomoran halaman sesuai setelah di konversi.
Perlu di perhatikan, teknologi konversi saat ini merskipun canggih, tentunya kita perlu memeriksanya secara manual agar dokumen tersebut tetap rapi dan tertata baik.
